in

Oknum ASN di Sumbawa Bersama Dua Rekannya Dicokok Polisi saat Asyik Nyabu

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (Foto: Satresnarkoba Polres Sumbawa)

kicknews.today – Tim gabungan Resmob Polda NTB dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumbawa, Sabtu (23/2) sekitar pukul 13.00 Wita, berhasil mencokok tiga pelaku penyalahgunaan narkoba, di RT 002 RW 002, Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa. Satu dari ketiganya yakni inisial DI (42) merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Resnarkoba Iptu Faisal Afrihadi, SH. Yang dikonfirmasi media membenarkan penangkapan tersebut.

“Kami meringkus ketiganya ketika sedang pesta sabu di kediaman milik DI, yang merupakan oknum PNS. Kami tidak pandang bulu, semuanya akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.” Ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda NTB  AKBP H. Purnama, SIK. mengungkapkan, penangkapan dilakukan di rumah milik DI bersama dua rekannya, yakni inisial YW (46) warga RT 003 RW 006 dan HM (38) warga RT 003 RW 002 Kelurahan Brangbara.

”Setelah dilakukan penggeledahan ke rumah pelaku atas nama DI, YW, dan HM, kami mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu beserta alat hisap,” ujarnya.

“Ketiga orang terduga pelaku tersebut mengakui kalau itu miliknya,” imbuh Kabid Humas.

Usai dilakukan penggeledahan, lanjut Kabud Humas, ketiga pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa, untuk dilakukan tes urine dan didapatkan hasil ketiganya positif.

“Setelah mengetahui hasil tes urine, kemudian ketiga pemakai tersebut dibawa ke Polres Sumbawa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Dari lokasi penggeledahan polisi berhasil mengamankan barang bukti empat poket narkoba jenis sabu, empat korek gas, tiga unit handphone, satu buah sumbu, satu buah bong untuk menghisap sabu, satu skop dan satu sedotan plastik, satu klip obat transparan, uang tunai Rp 1.350.000 dengan rincian 13 lembar kertas pecahan 50.000 dan tujuh lembar pecahan 100.000.

Ketiganya diancam dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan hukuman minimal lima tahun penjara. (red)