in

Buruh Migran jadi Prioritas Sari Yuliati Duduk di Dewan Senayan

kicknews.today – Tingkat perhatian terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran, menjadi fokus perhatian tersendiri bagi Ir. Hj. Sari Yuliati, MT. Dirinya bertekad akan memperjuangkan tingkat perhatian pemerintah, terutama dalam hal perlindungan dan pemberdayaan ekonomi para buruh migran.

“Pemberdayaan dan pembinaan TKI sebelum penempatan TKI/TKW, harus sejalan dengan pemberdayaan ekonominya. Termasuk juga bagi para buruh migran purna TKI/TKW dari NTB,” kata calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Golkar nomor urut 1 itu beberapa waktu lalu.

Dikatakan, NTB masih menjadi provinsi urutan kelima sebagai pengirim TKI atau buruh migran ke luar negeri. Sayangnya, perhatian untuk para buruh migran masih kurang, dan belum sepadan dengan jerih payah dan resiko kerja mereka.

Sari Yuliati mengatakan, para TKI dan buruh migran adalah pahlawan devisa. Pasalnya, dari remitansi yang mereka kirimkan dari luar negeri tempat mereka bekerja, yang masuk ke NTB setiap tahun rata-rata mencapai Rp 1 Triliun lebih.

“Mereka menyumbang remitansi mencapai Rp 1 Triliun tiap tahun. Mereka TKI/TKW saja bisa berkontribusi untuk pendapatan daerahnya. Ini adalah tantangan sekaligus peluang buat NTB,” ujarnya.

Melihat fenomena itu, lanjutnya, ke depan perlu adanya penataan dan pembinaan guna pemberdayaan terhadap para TKI/TKW yang berasal dari NTB. Demikian pula terkait masalah perlindungan.

“Mereka membutuhkan perlindungan ketika mendapatkan masalah dengan apa yang ia dapatkan, ketika dalam proses menjalani pekerjaannya di luar negeri,” ucapnya.

Sari menegaskan, pemerintah tidak boleh diam ketika ada warga NTB yang menjadi TKI/TKW, mengalami kekerasan dari perlakuan majikannya di manapun. Karena mereka adalah bagian dan berkontribusi untuk NTB.

Selain masalah perlindungan kerja, dirinya juga menekankan pentingnya pendampingan dan pemberdayaan ekonomi pasca mereka kembali ke tanah air.

“Setelah TKI/TKW ini pulang ke daerah, maka perlu ada pendampingan dan pemberdayaan ekonomi, agar kehidupan perekonomian mereka bisa meningkat di daerah sendiri,” tandasnya.

Karenanya, masalah buruh migran dan pemberdayaan ekonomi para mantan TKI/TKW ini, akan menjadi salah satu prioritas yang akan diperjuangkan jika nanti dirinya mengemban amanat, menjadi wakil masyarakat NTB di Senayan. (red)