in

IPNU NTB dan Santri Abhariyah Ikrar Tolak Hoax Jelang Pemilu 2019

kicknews.today – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan santri Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulama (NU) Abhariyah, Jerneng, Terong Tawah, Lombok Barat, Minggu (17/2), menggelar ikrar bersama menolak penyebaran berita “hoax” dan kampanye hitam menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019.

Ketua Pengurus Wilayah IPNU NTB, Fauzan Basri mengungkapkan, kegiatan ikrar bersama dilakukan sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap semua program pemerintah.

“Sebagai pelajar NU, Kami tetap mendukung dan akan menciptakan suasana damai, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat di Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa deklarasi ini diperlukan, karena melihat fenomena penyebaran hoax dan kecenderungan kampanye hitam menjelang Pemilu 2019.

“Kita adalah pelajar NU yang intlektual, harus mampu dan melawan segala bentuk berita hoax dan ujaran kebencian yang saat ini marak di masyarakat. Dan harus menjadi penyejuk bagi semua kalangan,” tegasnya.

Dikatakannya, IPNU dan segenap santri NU khususnya santri Ponpes Abhariyah pimpinan TGH. Ulul Azmi, siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pemilu legislagif (Pileg) dan Pemilu Presiden  (Pilpres) 17 April mendatang yang aman, damai, dan sejuk di Nusa Tenggara Barat.

Adapun beberapa poin yang diikrarkan tersebut adalah sebagai berikut: Pertama, menolak dan mengutuk segala bentuk fitnah, ujaran kebencian, berita hoax, serta isu sara yang dapat menimbulkan konflik di masyatakat.

Kedua, IPNU NTB mengimbau agar selalu menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Nusa Tenggara Barat.

“IPNU NTB siap mengajak para pemilih pemula menggunakan hak pilihnya pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019 dan mendukung setiap program pemerintah republik indonesia” ikrar Fauzan  diikuti semua peserta.

Usai ikrar, selanjutnya dilakukan penandatanganan komitmen oleh Pimpinan Ponpes NU Abahariyah,  diikuti secara bergantian oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Lombok Barat, Ketua Mabinda PKC PMII NTB, Ketua PW IPNU NTB, Ketua PC IPNU Lombok Barat. (red)