in

Jokowi VS Prabowo, Berikut Hasil Survei Terbaru 7 Lembaga

Jokowi - Prabowo

kicknews.today – Sebanyak tujuh lembaga survei merilis hasil terbaru pertarungan dua kandidat calon Presiden RI antara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi.

Dari ke tujuh lembaga survei tersebut, pasangan no urut 01 Jokowi-Amin tetap unggul dibanding pasangan no urut 02 Prabowo-Sandi.

Berikut daftar hasil survei 7 lembaga, seperti LSI Denny JA, Populi Center, Charta Politika, Indikator Politi, Y-Publika, SMRC dan Median yang dirangkum:

1 – LSI Denny JA

Lembaga survei ini merilis Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin berada di angka 54,8 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 31,0 persen suara.

Selisih yang terbilang cukup tinggi itu dikarenakan masih ada 14,2 persen responden yang belum memutuskan pilihannya, atau tidak memberikan jawaban.

Survei LSI Denny JA ini dilakukan pada 18-25 Januari 2019. Adapun responden yang digunakan ada 1.200 dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Dikutip dari tribunnews, survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,8 persen.

Dari survei tersebut, Jokowi-Ma’ruf lebih unggul dalam pemilih kalangan orang kecil dan emak-emak.

2 – Populi Center

Populi Center melakukan survei pada 20-27 Januari 2019. Adapun metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka di 34 provinsi.

Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf unggul 54,1 persen dibandingkan Prabowo-Sandiaga, di mana pasangan 02 hanya memperoleh angka 31,0 persen.

Dari 1.486 responden, 14,9 persen tidak memberikan jawaban.

“Hasil ini relatif sama dengan temuan survei pada bulan-bulan sebelumnya,” kata peneliti Populi Center Dimas Ramadhan saat merilis hasil survei di Jakarta, Kamis (7/2).

Diketahui, pada survei sebelumnya, pada Desember 2018, elektabilitas Jokowi mencapai 52 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya meraih 30,7 persen.

Dari survei tersebut, terlihat ke dua pasangan calon mengalami peningkatan elektabilitas.

3 – Charta Politika

Berdasarkan survei yang dilakukan Charta Politika, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 53,2 persen suara. Survei ini dilakukan pada 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019.

Dikutip dari tayangan Kabar Pemilu tvOne, Selasa (22/1), Prabowo-Sandiaga mendapat 34,1 persen suara.

12,7 persen responden lainnya memilih tidak tahu harus memilih siapa, atau tidak memberikan jawaban.

Berdasarkan rilis dari Charta Politika, survei ini menggunakan sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, dengan cara wawancara tatap muka langsung menggunakan kuesioner terstruktur.

Survei menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

4 – Indikator Politik

Survei yang dilakukan pada 16-26 Desember 2018 ini mendapati hasil, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 54,9 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga elektabilitasnya 34,8 persen.

9,2 persen responden memilih tidak tahu atau tidak memberikan jawaban. Kemudian 1,1 persen sisanya memilih untuk golput.

Dilansir dari kompas.com, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres masih bisa berubah. Hal itu mengingat Pilpres 2019 yang masih tersisa tiga bulan lagi.

“Kurang lebih pertarungan masih tiga bulan. Selisih 20 persen belum aman buat pasangan Jokowi-Ma’ruf,” kata Burhanuddin, saat merilis hasil survei di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Survei yang digelar pada 16-26 Desember 2018 itu melibatkan sebanyak 1.220 responden di seluruh provinsi.

Metode yang digunakan ialah Multistage Random Sampling dengan wawancara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih.

Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen, sedangkan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dari empat lembaga survei tersebut, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf terlihat masih terpaut cukup jauh lantaran berada di atas 50 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya berada di bawah 35 persen.

5 – Y-Publica

Survei ini dilakukan pada 26 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019. Dari survei tersebut, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan torehan 53,5 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat 31,9 persen suara.

14,6 persen responden tercatat belum memutuskan pilihan atau tidak memberikan jawaban.

Masih dikutip dari tribunnews, survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.200 responden, yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat).

Sedangkan margin of error dalam survei ini adalah 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

6 – Survei Median

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mendapat 47,9 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen suara menurut hasil survei yang dilakukan pada 6-15 Januari 2019 ini.

Dari keseluruhan responden, ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihannya di Pilpres 2019.

Survei ini dilakukan pada 1.500 responden dengan margin of error sebesar 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling.

7 – Saiful Munjani Research & Consulting (SMRC)

Dikutip dari laman resmi SMRC, 8 Oktober 2018, survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei SMRC paling akhir dilakukan pada 7-14 September 2018. Adapun total respondennya adalah 1.220.

Diantara 1220 responden, hanya 1074 atau sekitar 88 persenyang memberikan respon secara valid.

Margin of error survei tersebut sebanyak 3,05 persen.

Dari survei tersebut, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan 60,4 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen. Kemudian 9,8 persen responden tidak memberikan jawaban. (red.)