in

Gagasan Pojok Cerdas untuk Generasi Milenial NTB

Lalu Nofian Hadi penggagas Pojok Cerdas wifi gratis

kicknews.today – Lompatan teknologi informasi berkembang sangat cepat dan tak terduga, menjadi peluang sekaligus tantangan bagi peningkatan perekonomian masyarakat. Ketika itu ditangani dengan arif, maka gagasan “Pojok Cerdas” dengan konsep terintegrasi berbasis digital menjadi pilihan. Hal itu diungkapkan Lalu Nofian Hadi, Kamis (7/2), sebagai calon wakil rakyat yang akan melenggang ke Gedung Dewan Udayana.

“Kemajuan IT ini mau tak mau, suka atau tidak suka akan terus terjadi. Pilihannya sekarang, apakah kita mau terlena dan hanya jadi penonton, atau justru berupaya adaptif dan memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan diri,” ungkapnya.

Gagasan pemanfaatan informasi dan teknologi (IT) melalui wadah Pojok Cerdas, untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat ini digagas dan nantinya akan tersebar di sejumlah lokasi, di Lombok Barat dan Lombok Utara yang menjadi basis daerah pemilihan (dapil)-nya.

Dikatakan, gagasan yang ia munculkan terinspirasi oleh konsep terintegrasi berbasis digital, yang diterapkan di Kota Bandung, yang merupakan ide ringan sosok Ridwan Kamil yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat.

Bayangkan saja, katanya, sebuah lapak pedagang atau warung kopi tempat berkumpulnya generasi milenial, dimana dilengkapi perangkat Wi-Fi gratis dan para milenial dapat berselancar, mencari tambahan wawasan melalui jaringan internet.

“Mereka yang berkumpul sambil ngopi bisa meluangkan waktu dengan kegiatan lebih bermanfaat. Membuka akses informasi melalui IT ini. Dari situ kemudian mereka yang datang bisa menambah wawasan, yang sesuai dengan passion mereka. Dua hal yang dapat melejitkan kreatifitas anak-anak muda kita saat ini, kopi dan akses internet,” bebernya.

“Daripada hanya memanfaatkan internet untuk update status nggak penting, atau hanya main game, lebih baik IT dimanfaatkan untuk menunjang ekonomi,” imbuhnya.

Menurutnya, Pojok Cerdas juga dapat dijadikan wadah pertukaran gagasan. Termasuk pertumbuhan start-up dan dukungan digitalisasi UMKM juga akan cepat terwujud.

“Saya tidak ingin hanya berupaya mengubah mindset bahwa jejaring media sosial merupakan bagian kemajuan IT, yang bisa dimanfaatkan untuk wirausaha baru sebagai wadah promosi sekaligus transaksi. Tapi harus ada yang kongkrit untuk mengakses IT,” ujarnya.

“Masyarakat butuh paket data (internet). Tanpa itu, semua hanya gagasan saja. Nah, lewat Pojok Cerdas ini saya coba memfasilitasinya dengan nyata,” lanjutnya.

Lebih jauh Nofian mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mendirikan posko hampir di semua kecamatan (Lombok Utara dan Lombok Barat) dengan akses internet gratis.

“Ke depan ini bukan hanya tempat ngumpul anak muda kreatif, tetapi juga sekaligus Rumah Aspirasi bagi seluruh lapisan warga, dan menjadi ruang penyambung komunikasi dengan anggota legislatif. Tak ada lagi sekat dengan masyarakat. Pojok Cerdas ini akan menjadi tempat lahirnya wirausahawan muda baru, sekaligus ruang penampung aspirasi dan keinginan masyarakat,” tandasnya. (red)