in

Ini Pesan Bupati Fauzan saat Lantik 77 Kades se-Lombok Barat

kicknews.today – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Rabu (6/2), melantik sebanyak 77 kepala desa (kades) hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar serentak pada Desember 2018 lalu.

Dalam sambutannya, Fauzan berpesan agar para kades yang dilantik segera melaksanakan visi-misi dan janjinya kepada masyarakat.

“Jaga amanah dan janji serta laksanakan program. Usahakan dilaksanakan semua,” kata Fauzan.

Orang nomor satu di Gumi Patut Patuh Patju itu meminta agar para kades, tetap menjalin komunikasi yang baik dengan para pendukung saat pilkades, pun demikian dengan yang tidak mendukung.

“Layani semuanya, komunikasi dengan semua masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, hal itu sangat diperlukan oleh kades yang baru. Terlebih lagi untuk koordinasi, baik bersifat horizontal maupun vertikal. Termasuk bagaimana melakukan gerak bersama dalam membangun desa, hingga keselarasan program desa dengan program diatasnya.

“Pesan saya juga untuk segera menyusun RPJM desa,” tegasnya.

Menyinggung penyaluran dana bantuan untuk Program Harapan Keluarga (PKH), Fauzan meminta agar para kedes segera melakukan Musyawarah Desa (Musdes) terkait verifikasi data PKH.

Hal itu menyusul telah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU), antara Kepolisian Republik Indonesia  (Polri) dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, terkait pengawasan dan penyaluran bantuan tersebut.

Karenanya, lanjut Fauzan, bentuk tindak lanjut kerjasama itu akan segera dibentuk tim Basis Data Terpadu (BDT) untuk penerima PKH.

“Karena BDT itu akan diserahkan bulan ini oleh Menteri Sosial. Jangan sampai nanti kalau sudah diserahkan protes ada warganya yang tidak masuk, karena langsung di-input sama operator yang diangkat kades,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kades Pelangan M. Zainul Hafidz usai acara pelantikan mengungkapkan, dirinya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan seluruh jajarannya di Desa Pelangan, mulai dari para pegawai kantor desa hingga jajaran kepala dusun dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Banyak hal yang perlu kita persiapkan. Sudah lama Desa Pelangan tertidur, saatnya untuk bangkit,” ungkapnya.

Sementara Kades Taman Ayu Tajudin, S.Sos.I. mengatakan, pertama sekali yang akan dilakukan adalah perbaikan struktur, serta komitmen pelayanan kepada semua unsur yang ada di desa.

“Kedua, penerangan lampu jalan di Desa Taman Ayu yang sebagai sumber listrik (PLTU Jeranjang), tapi kondisi seluruh jalan gelap gulita,” ujarnya.

Hal ini, lanjut Tajudin, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait baik Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), maupun pihak PLN.

“Tapi kesannya saling lempar tanggung jawab. Mungkin hearing di DPRD sebagai solusi,” ucapnya.

Selain itu, masalah pekerjaan dan pekerja yang dilakukan dan yang ada di PLTU dan PLTG yang masih masuk wilayah Desa Taman Ayu.

“Harus ada negosiasi ulang atau paling tidak sosialisasi,” tandasnya. (red)