in

Ratusan ASN Lombok Utara Dimutasi Bupati Najmul

Bupati KLU H. Najmul Akhyar saat melantik Camat Tanjung yang baru (foto: rico)

kicknews.today – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dimutasi pada Senin (4/2). Mutasi yang digelar di Aula Kantor Bupati tersebut, selain dihadiri Bupati Najmul, juga dihadiri Wabup Sarifudin, hingga Ketua DPRD Lombok Utara Burhan M. Nur. Mulai ASN eselon II hingga IV juga ikut dirombak.

“Ini mutasi eselon II, III, dan ada IV juga. Jadi di sini kita akomodir kawan kawan eselon IV memang agak terlambat karena SDM kita kurang. Seharusnya kita butuh 7 ribu ASN tapi sekarang yang kita punya hanya 2.700 saja,” ungkapnya.

Total terdapat 133 ASN dalam mutasi kali ini. Di lingkup pejabat eselon II Agus Tisno yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini dimutasi sebagai Kadis Disnaker PTSP. Pengganti Kadishub kini diduduki Iwan Maret Asmara yang sebelumnya menjabat Kepala BPBD. Disbudpar Lombok Utara kini diduduki wajah baru yaitu Vidi Eka Kusuma yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disnaker PTSP.

Kepala Diskominfo KLU Kawit Sasmito dimutasi sebagai Asisten I Setda Lombok Utara, menggantikan possisinya yaitu eks Kadisbudpar H. Muhammad. Muhadi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Hukum Setda KLU ditunjuk sebagai Kepala BPBD Lombok Utara yang baru. Ir. Melta sebelumnya sebagai Kadis Pertanian dimutasi sebagai Asisten III. Menggantikan posisinya yakni Ir. Nanag Matalata sebelumnya menjabat Asisten I Setda Lombok Utara.

“Untuk proses recovery ini tidak bisa dikerjakan satu SKPD saja. Tetapi semua harus bergerak, inilah salah satu sehingga kita harus merefresh para pejabat kita. Artinya, mungkin sudah ada yang terlalu lama di satu tempat ada kejenuhan,” jelas Najmul.

Sebelum menggelar mutasi pihaknya intens rapat dengan Wakil Bupati dan juga Sekda Lombok Utara. Pihaknya menilai mutasi kali ini adalah yang terbaik dari hasil rapat tersebut. Maka itu, diharapkan kepada para pejabat baru agar segera bisa menyesuaikan diri ditempat kerja mereka begitupun sebaliknya.

“Agar lebih baik untuk kebaikan birokrasi. Pak wabup, saya, dan sekda sudah bicarakan itu. Dan itu tidak bisa sekali dua kali kita lihat dari sisi kepangkatannya, kinerjanya, banyak hal. Sehingga ini merupakan keputusan yang terbaik,” katanya.

Ratusan ASN dan pejabat yang dimutasi tersebut nantinya akan menandatangani pakta integritas sebagai bahan evaluasi kepala daerah pun menunjukkan komitmen mereka.(iko)