in

Kepala Desa Masbagik Timur Dilaporkan Ke Polisi‎

Kapolres Lombok Timur AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK

kicknews.today – ‎Kepala Desa Masbagik Timur dilaporkan ke Polsek Masbagik dan Polres Lombok Timur karena diduga telah melakukan penganiayaan atau pemukulan terhadap sekelompok pemuda yang berjumlah 10 orang di sebuah kandang ayam di wilayah Dusun Penyaong, Desa Masbagik Timur,Rabu dinihari (9/1), sekitar pukul 01.30 WITA.

Akibat kejadian tersebut tiga orang pemuda mengalami luka lebam akibat pukulan sehingga membuat keluarga korban tidak terima dengan perbuatan oknum kades Masbagik Timur tersebut. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta,S.Ik saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus dugaan penganiyaan dan pemukulan yang dilakukan oknum Kades Masbagik Timur terhadap sekelompok pemuda.

“Kami akan dalami kasusnya kenapa oknum kades sampai melakukan pemukulan tersebut yang mengakibatkan sejumlah pemuda mengalami luka-luka,karena setiap laporan yang masuk tetap kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Ia mengatakan memang kalau melihat dari laporan dan mendengarkan keterangan pelapor kalau oknum Kades tersebut mengarah terhadap kasus penganiayaan. Akan tetapi polisi akan melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan lagi terhadap korban dan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

“Perbuatan oknum kades yang sudah dilaporkan tersebut, mengarah kekasus penganiyaan atau pemukulan,” terang Mada Winarta.

Di tempat terpisah Kapolsek Masbagik,Kompol L.Sugianta membenarkan juga kalau korban bersama keluarganya datang melapor ke Polsek terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum kades Masbagik Timur tersebut.

“Selain melapor ke kami korban dan keluarganya juga melaporkan kasus tersebut ke Polres Lombok Timur,” ujarnya.

Lebih jauh Mantan Kasat Intelkam Polres Lombok Tengah ini menjelaskan kasus dugaan pemukulan tersebut dilakukan terhadap sekelompok pemuda yang berjumlah 10 orang. Bahkan ada diantaranya yang dibawah umur dan berstatus pelajar.

Pada waktu itu oknum kades mendapatkan laporan terkait adanya sekelompok pemuda diduga melakukan perbuatan yang dianggap meresahkan masyarakat sekitarnya. Dengan berkumpul termasuk bersama perempuan.

Kemudian oknum Kades datang ke Kandang Ayam bersama sejumlah warga. Dia langsung mengumpulkan pemuda tersebut sambil menanyakan perbuatan yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut, termasuk melakukan pemukulan dengan menggunakan kayu maupun benda keras.‎

“Akibat pemukulan yang dilakukan oknum Kades bersama warganya ‎mengakibatkan tiga orang pemuda mengalami luka serius pada bagian wajah,” terangnya.

“10 orang pemuda yang diduga dipukul tersebut berada dari wilayah Masbagik dan Sukamulia,” lanjutnya.(Sul)