in

Kawasan HGU Desa Lantan Lombok Tengah Berubah jadi Tambang Batu Apung

Salah satu lokasi galian Batu apung di Kawasan HGU Desa Lantan

kicknews.today – Kondisi kawasan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 200 Hektar di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng) sungguh ironis. Pasalnya, sebagian kawasan yang dikelola oleh masyarakat itu saat ini mulai berubah menjadi lokasi tambang galian batu apung.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Loteng, Lalu Iskandar mengatakan, bahwa kondisi pengelolaan lahan HGU di wilayah Desa Lantan ini cukup mengkhawatirkan, karena lahan ini mulai dijadikan tambang galian batu apung dan sebagai ada oknum masyarakat yang melakukan penebangan pohon.

“Di lahan itu ada penambang batu apung di sepajang kawasan, dan banyak pohon kopi yang sudah ditebang,” ujar Lalu Iskandar, Senin (7/1).

Dijelaskan, bahwa luas eks HGU kawasan yang pernah di kelola oleh PT Tresno Kenangan itu yakni 350 Hektar yang berada di Desa Karangsidmen sebanyak 150 Hektar dan di Desa Lantan 200 Hektar.

Sebagian kawasan itu saat ini sudah dikuasai oleh masyarakat luar, dengan alasan mereka sudah membeli antara empat sampai lima juta. Sehingga pihaknya bersama Dinas lainya termasuk Pemerintah Desa sudah turun untuk menyelesaikan persoalan itu untuk melakukan penertiban.

“Sebagian kawasan itu juga sudah dijual belikan. Kedepan, kawasan didata ulang dan dibuatkan SK bupati, supaya jelas masyarakat mana yang mengelolanya,” pungkasnya. (Ade)