in

10 ASN Mantan Koruptor di Lombok Tengah Belum Dipecat

Ilustrasi ASN

kicknews.today – Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri tentang pemecatan aparatur sipil Negara (ASN) yang merupakan mantan narapidana (Napi) yang terlibat kasus korupsi di lingkungan Pemerintah kabupaten Lombok Tengah ternyata belum dieksikusi. Hal itu disampaikan oleh Kepala DKPP Lombok Tengah, H Nazili di alun-alun Tastura Praya.

“Pemecatan ASN yang pernah terlibat kasus korupsi sesuai SKB tiga Menteri tersebut belum dilaksanakan,” ujar Nazili kepada Wartawan, Senin (7/1).

Dijelaskan, bahwa jumlah ASN mantan napi yang terlibat kasus korupsi di Lombok Tengah itu sebanyak 10 orang. Namun, pihaknya belum melakukan pemecatan, karena masih menunggu hasil keputusan gugatan SKB tiga menteri itu di MK.

“Kami masih menunggu hasil gugatan SKB tiga menteri tersebut di MK, baru bisa dilaksanakan pemecatan,” jelasnya.

Dikatakan dia, pihaknya juga saat ini terhitung bulan januari tidak melakukan pembayaran gaji terhadap para ASN mantan Napi Kasus Korupsi tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kerugian Negara, apabila gugatan itu dimenangkan oleh Pemerintah.

“Kalau Pemerintah menang, tetunnya gaji yang sudah dibayar itu harus dikembalikan. Jadi kami tidak berani membayar gaji mereka,” jelasnya.

“Jika gugatan itu dimenangkan oleh para ASN itu, gajinya bisa kita rapel pembayarannya,” katanya.

Ditambahkan, bahwa penundaan pemecatan ASN yang terlibat kasus korupsi itu bukan hanya di Lombok Tengah. Namun, semua kabupaten/Kota di NTB ini menunda eksikusi SKB tiga menteri tersebut, sambil menunggu hasil gugatan di MK.

“Semua Kabupaten/Kota di NTB sepakat untuk menunda eksekusi SKB tiga menteri tersebut,” pungkasnya. (Ade)