in ,

16 Orang ASN Mantan Koruptor di Lombok Timur Resmi Dipecat

Ilustrasi ASN dipecat

kicknews.today – Sebanyak 16 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lombok Timur yang merupakan mantan koruptor resmi dipecat pertanggal 31 Desember 2018 kemarin.

Pemecatan ini mengacu pada keputusan bersama tiga Menteri yang harus dijalankan oleh pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia.

“Pertanggal 31 Desember 2018 sebanyak 16 orang ASN eks kasus korupsi sudah diberhentikan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lombok Timur, M.Khairi yang didampingi Kabid Disiplin, Ahmad Sazali di ruang kerjanya, Rabu (2/1).

Ia menjelaskan sebenarnya jumlah ASN mantan Koruptor di Lombok Timur sebanyak 22 orang, akan tapi ada yang pindah ke Lombok Barat, Lombok Tengah dan ada juga yang mengurus pensiun akan tapi ditolak dan satu lagi meninggal dunia. Sehingga jumlah yang masih aktif sebanyak 16 orang ASN.

Begitu juga nama-nama ASN mantan Koruptor tersebut sudah tidak lagi ditemukan di BKN.Termasuk gajinya pertanggal 1 Januari 2019 juga tidak diberikan lagi alias ditunda sampai adanya keputusan yudisial review yang dilakukan para ASN mantan koruptor ke Mahkamah Konstitusi.

“Kalau nantinya menang di MK tentu kami akan berikan gajinya,sedangkan pemberhentian pemberian gaji itu untuk mengantisipasi terjadinya kerugian negara dan kemungkinan untuk dikabulkan sangat tipis sekali sebagaimana yang dikatakan Kepala Biro Hukum Pemprov NTB,” ujar Khairi.

Lebih lanjut Kepala BKSDM Lombok Timur itu menambahkan, selain itu bagi ASN mantan koruptor yang sudah pensiun atau purna tugas tetap akan diberhentikan pembayaran gajinya pertanggal 1 Januari 2019 ini. Termasuk juga ASN mantan koruptor tidak boleh menerima honor proyek maupun yang lainnya.

“Apa yang kami lakukan ini merupakan penekanan dari pemerintah pusat untuk memberhentikan ASN mantan koruptor tersebut, karena kalau tidak tentunya pemerintah Daerah atau Bupati akan diberikan sanksi oleh Pemerintah Pusat,” tandas Khairi. (Sul)