in

Tak Bisa Bayar Taksi, Pengedar Narkoba Diturunkan di Kantor Polisi

Barang bukti dan pelaku pengedar narkoba yang diamankan Satresnarkoba Polres Lombok Tengah

kicknews.today – Seorang pria berinisial ED (31) yang merupakan pengedar Narkoba asal kelurahan Selong Kecamatan Pancor Lombok Timur (Lotim) ditangkap, setelah diturunkan di Kantor Polisi oleh seorang sopir taxsi, karena tidak bisa membayar taksi pada Sabtu (29/12).

Dalam kasus itu, pihak Satresnarkoba Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan barang bukti narkoba cukup banyak yakni 19,18 gram sabu-sabu.

Kepala Polres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa melalui Kasatresnarkoba, AKP Dhafid Shidiqq yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penangkapan pengedar narkoba yang tidak bisa bayar taksi tersebut.

“Pelaku ini diantar ke Polsek Janapria oleh sopir taxsi, karena tidak bisa membayar taxsi. Ternyata pelaku merupakan pengedar sabu,” ujar AKP Dhafid di kantornya, Minggu (30/12).

Dijelaskan, penangkapan terhadap jaringan pengedar sabu-sabu tersebut berawal dari adanya informasi dari Polsek Janapria, Polres Lombok Tengah. Pelaku datang diantar oleh sopir Taxi Blue Bird bernama Ahmadi, yang mana saat naik taxi pelaku bingung dan tidak bisa membayar ongkos taxi.

Sehingga sopir taxi berinisiatif untuk mengantarkan penumpangnya ke kantor Polisi terdekat. Namun, saat diturunkan di kantor Polisi, pelaku menunjukkan dua poket yang di duga Narkoba Jenis sabu.

“Setelah itu pelaku langsung diamankan bersama barang bukti bukti narkoba di Polres Loteng,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari pelaku, Anggota Satresnarkoba Polres Loteng melakukan pengembangan ke wilayah Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.

“Setelah sampai di Beleka, anggota langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan tiga orang terduga pelaku bersama barang bukti tiga poket sabu,” jelasnya

Ketiga terduga pelaku yang diamankan itu yakni inisial SS (33) warga Lombok Barat, Insial GA (22) dan Insial SH (40) warga Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Loteng.

“Total barang bukti Narkoba yang diamankan dari para pelaku yakni sebanyak lima poket atau 19,18 gram. Sedangkan total pelaku yang diamankan itu sebanyak empat orang” jelasnya.

“Atas perbuatannya, para pelaku pelaku akan dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,” pungkasnya. (Ade)