in ,

Pariwisata NTB Bangkit, Dr Zul: Seni Harus Tampil di Depan

Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah bersama pelukis Ni Wayan Supadni dan kurator, Paox Iben di acara pameran lukisan di Mataram

kicknews.today – Beberapa waktu ini Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Lombok dan Sumbawa bagian barat sempat luluh lantak diguncang gempa. Perekonomian, khususnya pariwisata sempat stag sejenak. Kondisi demikian tentu perlu perhatian khusus agar dunia pariwisata bisa bergeliat kembali.

“Dunia seni harus tampil di depan, menjadi inspirator sekaligus penggerak agar kita segera bangkit!,” demikian dikatakan DR. Zulkieflimansyah saat membuka pameran lukisan Ni Wayan Supadmi bertajuk SEKAR ANGEN di hotel Santika Mataram, Sabtu (29/12).

Gubernur NTB tersebut mengatakan bahwa sebelum datang ke acara ini, pagi harinya telah bertemu Menteri Pariwisata di Jakarta untuk membahas perkembangan kepariwisataan di NTB.

“Kita menargetkan empat juta wisatawan di tahun 2019 nanti. Target itu tentu perlu upaya yang serius dari semua pihak. Alhamduliklah kita banyak dibantu pusat, terutama untuk mengupayakan penerbangan murah dari jakarta ke Lombok maupun Bali Lombok,” ungkap Gubernur yang biasa disapa Bang Zul ini.

Hal senada juga diamini oleh Paox Iben Mudhaffar yang menjadi kurator pameran bahwa sisi lain dari bencana ini kita bisa memulai kembali segala sesuatunya dengan lebih baik lagi.

“Dunia pariwisata, cepat atau lambat pasti akan bergeliat lagi. Tergantung bagaimana kita akan memanfaatkannya. Dunia seni, budaya, memang harus dikedepankan karena orang tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan alam,” ungkapnya.

Paox Iben mengatakan, bahwa selama ini banyak seniman NTB yang besar di daerah orang dan sudah go internasional. “Masalahnya disini kita belum punya ruang pamer/gallery yg representatif. Beruntung ada hotel-hotel besar seperti Santika ini yang memberikan ruang bagi seniman untuk berekspresi,” kata penggiat budaya berambut gimbal ini.

Pihak management hotel Santika sendiri diwakili oleh General Manager, Reza Bovier yang mengucapkan terimakasih karena di tengah sepinya tamu, para seniman tetap berkreasi dan meramaikan suasana.

“Ini event ke 12 karena setiap bulan kita selalu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seni,” ungkapnya. (red.)