in

Pembersihan Puing Bangunan Akibat Gempa Lanjut Hingga Tahun Depan

Puing-puing bangunan milik warga di Kecamatan Pemenang akibat gempa masih berserakan

kicknews.today – Dinas Lingkungungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DLHPKP) Lombok Utara, terus bergerak membersihkan puing-puing sisa bangunan yang ambruk pasca gempa. Rutinitas tersebut rupanya akan terus berlanjut hingga tahun 2019 mendatang. Demikian disampaikan Kepala Dinas (Kadis) LHPKP, H. Rusdi, Senin (17/12).

“Kalau itu tetap akan dilakukan karena kami tergantung permintaan warga,” ungkapnya.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya telah banyak menggangkut sisa bangunan milik warga khususnya yang berada dipinggir jalan. Namun, untuk wilayah Kecamatan Bayan dan Kayangan memang tidak menjadi prioritas. Pasalnya, berdasarkan permintaan warga di sana mereka justru ingin sisa bangunan rumah mereka dikubur langsung didekat sekitar.

“Masyarakat Bayan itu posisinya mau diratakan di tempat mereka saja termasuk Kayangan, kan tidak sepadat tiga kecamatan lain, makanya warga di sana mandiri. Yang kita angkut rata-rata dipinggir jalan saja,” katanya.

Sejauh ini pembersihan puing tersebut masih berkutat di wilayah Dusun Kecinan hingga Menggala yang berada di Kecamatan Pemenang. Pihaknya berharap, semakin banyak permintaan dari warga pun proaktif aparat desa maupun dusun setempat guna berkoordinasi, maka pembersihan diperkirakan akan cepat tuntas.

“Karena sekarang kita angkut, besok sudah ada permintaan lagi. Kita tetap koordinasi dengan desa, siapa warganya yang mau diangkutkan, dan itu rutin, bahkan pihak ketiga juga ikut,” jelasnya.

Perihal titik pembuangan yakni belakang Pasar UMKM Tanjung yang diproyeksi sebagai lokasi central pembuangan saat ini mulai penuh, Rusdi tak terlalu khawatir. Sebab Jalan Lingkar Utara (Jalinkra) juga bakal dijadikan lokasi penampungan baru.

“UMKM sudah penuh tapi Jalinkra masih ada. Nanti di situ jadi alternatif. Terus soal anggarannya, ini juga sudah kita pikirkan dan ada penambahan di 2019, soal besarannya saya lupa, yang jelas kisaran ratusan (juta, red),” pungkasnya. (iko)