in

Alhamdulillah… Ratusan Korban Gempa Lombok Utara Miliki Rumah

Rombongan pimpinan PT EMP melihat langsung dokumentasi pembangunan huntara yang diserahkan kepada warga

kicknews.today – Di tengah sengkarut redupnya harapan korban terdampak gempabumi beruntun Lombok Utara beberapa waktu lalu, PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) datang memberi jawaban atas kegalauan warga Gumi Tioq Tata Tunaq, yang selama ini hanya menunggu bantuan pemerintah, untuk dapat memiliki rumah kembali.

Berlokasi di Dusun Boyotan Proyek Desa Gumantar Kecamatan Kayangan, salah satu kontraktor kontrak kerjasama di bawah payung Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), telah menuntaskan pembangunan sekitar 130 Hunian Sementara (Huntara) dan Jumat (14/12) sekitar pukul 09.00 Wita, secara simbolis dan resmi diserahkan kepada warga.

“Saudara bermimpi ingin punya rumah, kami bermimpi bagaimana bisa membantu. Ini berkat kita semua di desa ini sudah terbangun 130 rumah sekarang,” ungkap Pimpinan Pusat Posko Jenggala Andi Sahrandi dalam sambutannya.

Huntara yang dibangun dengan menggandeng Yayasan Bakrie Amanah dan tim relawan Posko Jenggala itu, berbahan dasar bedeg (pagar dari anyaman bambu) yang dilapisi seng diselesaikan selama dua bulan tiga minggu.

Dikatakan Andi, nantinya masjid juga akan turut dibangun yakni pada Maret 2019 mendatang. Dirinya berharap semoga masyarakat dapat memanfaatkan huntara dengan baik.

“Sekarang rumah sudah ada, jadi kita bisa lihat ke depan dan jangan pernah mengeluh. Untuk masjid kita akan mulai Maret nanti,” tegas pria yang akrab disapa Babe ini.

Sementara itu, Vice President Corporate Communications EMP Achmad Badrun menjelaskan, pengerjaan huntara ini memanfaatkan potensi lokal yang ada, serta bahan bangunan yang masih dapat dimanfaatkan seperti bambu dan lain-lain. Namun sebagian besar masih disediakan pihak EMP.

“Ini merupakan wujud kepedulian sosial melalui program CSR yang dilakukan EMP. Unit yang berhasil dibangun jauh melampaui target. Selain itu, EMP juga membangun barak pengungsian dan satu unit mushalla,” jelasnya.

Diungkapkan, selama ini EMP juga aktif menjalankan kegiatan CSR di berbagai wilayah operasi, diantaranya di wilayah Provinsi Riau yang meliputi Kabupaten Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru. Ada pula di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Salah seorang warga bernama Amaq Saleh mengaku merasa bersyukur ada pihak yang mau membantu. Sebab diketahui dari kejadian gempa beruntun Lombok Utara yang diawali gempa berkekuatan 7.0 SR lalu, nyaris rumah warga tidak ada yang tersisa.

“Ya nggak kepanasan lagi. Kalau rumah model begini kami nyaman, termasuk mewah. Contoh di Aceh, itu seperti ini bisa tahan tiga sampai empat tahun,” ujarnya.

Seperti warga lainya, kini dirinya berharap agar bantuan dana dari Pemerintah Pusat senilai Rp 50 juta segera direalisasikan.

“Tinggal bantuan (uang) dari pemerintah, kan sampai sekarang nggak jelas,” selorohnya. (iko)