in

Ini Atlet Profesional dalam Laga Porprov “Sport Tourism” NTB 2018

Atlet profesiaonal yang akan turut berlaga di ajang Porprov NTB 2018

kicknews.today – Even Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018, yang dikemas dengan konsep sport tourism pada 9 – 17 Desember 2018, menjadi ajang laga atlet professional kelas Asia dan Dunia.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB, Andy Hadianto mengungkapkan bahwa dalam even kali ini , sprinter muda Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Tampere, Finlandia asal Gumi Tioq Tata Tunaq Lombok Utara, Lalu Muhammad Zohri bakal bersaing dengan senior-seniornya di pelatnas.

“Beberapa atlet pelatnas akan menjadi saingan Lalu Zohri dalam Perprov tahun ini,” katanya.

Dikatakan, dalam nomor lari 100 meter ada Fadlin dari Kota Bima dan Iswandi dari Sumbawa Barat.  Bahkan, tidak menutup kemungkinan Sapwaturrahman yang pernah memperkuat tim estafet 4×100 meter Pekan Olahraga Nasional (PON), bakal turun membela Kabupaten Sumbawa.

”Wah, kalau mereka turun, pasti laga itu bakal menjadi tontonan menarik,” ucapnya.

Tak hanya itu, rencananya pasangan atlet voli pantai Dini-Ditha Juliana akan menjalani laga ekshibisi kontra tim dari negara lain, untuk menghibur penonton.

”Kita masih carikan lawan yang sepadan, supaya pertandingan lebih menarik dan seru,” ujarnya.

Porprov tahun ini, lanjutnya, tidak seperti biasa yakni digelar di Gedung KONI. Akan tetapi selain perhelatanya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort, juga akan dilangsungkan di Lombok Epicentrum Mall (LEM) untuk cabang olahraga (cabor) Taekwondo dan Kempo.

”Jadi, orang sambil santai bisa menonton Porprov,” katanya.

Menurutnya, sudah saatnya pelaksanaan olahraga dikemas lebih menarik, untuk memberikan kesan positif sebagai langkah memasyarakatkan olahraga.

”Tiap penyelenggaraan even harus dimanajemen dengan baik, supaya penonton lebih nyaman dan tertarik,” kata dia.

Lebih jauh Andy menyampaikan, momen pelaksanaan Porprov tahun ini cukup kompleks, yakni sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) NTB pada 17 Desember mendatang. Pun demikian sebagai ajang membangkitkan semangat masyarakat pascagempa.

”Melalui pelaksanaan Porprov, perekonomian masyarakat semakin hidup,” ujarnya.

”Kita ingin buktikan melalui Porprov, kalau NTB aman dikunjungi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Hj. Husnandiaty Nurdin mengatakan bahwa pagelaran Porprov tidak hanya bertanding meraih prestasi, namun lebih kepada memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat.

Mantan Kadis Kehutanan ini menekankan, profesionalitas wasit dan juri sangat dibutuhkan untuk memberikan tontotan yang berkualitas, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat sebagai tontotanan yang mendidik.

Ditegaskan, Porprov ini selain sebagai media silaturahmi para ketua cabor juga sebagai ajang eavluasi, agar ke depan lebih banyak cabor yang dipertandingakan. (prm)