in

Seorang Pria di Lombok Tengah Tewas Ditebas Karena Selingkuh

Korban pembunuhan di Lombok Tengah

kicknews.today – Sungguh naas nasib yang dialami oleh seorang pria bernama Nurjenah (28) yang tewas bersimbah darah akibat ditebas dengan sejata tajam oleh warga sekampungnya sendiri pada Jumat (7/12) pukul 11.30 WITA siang tadi.

Warga Dusun Seleman, Desa Rambitan Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) itu dianiaya hingga tewas oleh pelaku berinisial SP (37), karena diduga berselingkuh dengan istrinya saat pelaku bekerja menjadi TKI di Malaysia.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang yang dikonfirmasi membenarkan kejadian pembunuhan sadis tersebut.

“Benar, kita saat ini sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi terhadap korban,” ujar AKP Rafles P Girsang di kantornya.

Dijelaskan, kejadian pembunuhan sadis yang menimpa korban yang merupakan buruh bangunan itu terjadi saat pelaku SP yang baru pulang dari sawah dan dalam perjalanan pulang bertemu dengan korban.

Karena masih menyimpan rasa dendam terhadap korban, pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang yang dibawa pelaku ke tubuh korban.

“Sehingga menyebabkan korban mengalami luka yang cukup parah di bagian dagu luka robek, lengan kiri luka robek dan pergelangan tangan luka robek dan menyebabkan korban meninggal dunia bersimbah darah di TKP,” jelasnya.

Lanjut Rafles, setelah pelaku melakukan penganiayaan tersebut, kemudian pelaku meninggalkan
korban di TKP.

Selanjutnya pelaku langsung menyerahkan diri ke Kantor kepolisian Polres Lombok Tengah.

“Saat ini Pelaku diamankan di Polres Lombok Tengah,” jelasnya.

“Alasan dari pelaku menganiaya korban hingga tewas, karena merasa dendam terhadap korban yang selingkuh dengan Istrinya ketika ia masih menjadi TKI di Malaysia, sehingga pelaku bercerai dengan istrinya,” pungkasnya.

Dengan adanya kejadian itu, Polisi langsung melakukan olah TKP, dan melakukan pengarahan terhadap keluarga korban dan keluarga pelaku, supaya tidak melakukan tindakan anarkis dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian.

“Kita saat ini sedang melakukan koordinasi dengan semua pihak dan melakukan himbauan kepada keluarga korban,” pungkasnya. (Ade)

What do you think?

288 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan