in

Kosmetik dan Obat Kuat Berbahaya di Lombok Disita BPOM, Cek Rinciannya…

Obat-obatan ilegal yang disita BBPOM NTB

kicknews.today – Untuk melindungi masyarakat dari produk kosmetik illegal yang berbahaya dan beresiko terhadap kesehatan, Balai Besar POM Mataram melalui kegiatan Rencana Aksi Penertiban Kosmetik Ilegal telah melakukan pemeriksaan terhadap 42 sarana distribusi kosmetik seperti lapak-lapak kosmetik di pasar tradisional, toko kosmetik, online shop, salon dan klinik kecantikan yang tersebar di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur.

Dari 42 sarana yang diperiksa tersebut, terdapat 14 sarana diperoleh temuan berupa kosmetik tanpa ijin edar sebanyak 69 item (831 pcs), obat tradisional tanpa ijin edar sebanyak 4 item (21 pcs) serta obat keras di sarana yang tidak berwenang sebanyak 5 item (676 pcs) dengan perkiraan nilai ekonomi sebesar Rp19,7 juta.

“Terhadap temuan-temuan tersebut dilakukan pemusnahan oleh pemilik barang dan beberapa ada yang diserahkan ke petugas untuk selanjutnya dimusnahkan,” ungkap Kepala BPOM Mataram, Dra. Ni GAN Suarningsih, Apt , Kamis (6/12).

Dia mengatakan, terhadap pemilik sarana tersebut diberikan pembinaan berupa teguran tertulis dan jika melanggar atau menjual produk tidak sesuai ketentuan maka akan diproses secara pro Justitia.

“Kegiatan Rencana Aksi Penertiban Kosmetik Ilegal kali ini merupakan lanjutan dari Rencana Aksi Penertiban Kosmetik Ilegal periode 1 di bulan Juni 2018,” kata dia.

Suarningsih memaparkan jenis dan merk kosmetik juga obat kuat Ilegal seperti, Temulawak Day and Night cream , Bioaqua BB cream, Bioaqua BB hyalo-digo, Bioaqua Korea, Kyle SPF 25, Collagen Plus Vit E Padat, Esther transparant beauty soap Padat.

Tidak hanya itu, ada Naked 4 Eye shadow , Paket HN cream, MAC Blusher Blush on, MAC Selena , Collagen Plus Vit E, Natural Mud TM Thailand, Naturgo, Bioaqua Kiwi Fruit , Bioaqua Pomegranate, Body Spa Gel.

Dia menambahkan, jenis temuan seperti Aloe Vera Bioaqua Bioaqua Korea 24, Aloe Vera 92%, Vaselin, Bedak Revlon, Laroscorbine injeksi, Vaseline, Beiersdorf Arab Saudi , THM Naturaid Jombang, dan Otem Naturaid Jombang juga ikut dijaring pihaknya.

“Barang temuan itu kita musnahkan,” tutupnya (prm)

What do you think?

285 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan