in

Lombok Utara Rencanakan Tiga Gili jadi Kecamatan

Gili eksotik yang akan dijadikan kecamatan sendiri di Lombok Utara

kicknews.today – Rencana Pemerintah Daerah Lombok Utara untuk menjadikan tiga gili (Gili Trawangan, Meno, dan Gili Air), menjadi kecamatan tersendiri diamini Camat Pemenang H. Faisol yang saat ini masih menaungi gili eksotik tersebut.

Camat Pemenang H. Faisol menyadari bahwa pelayanan administrasi pemerintahan dan pembinaan di tiga gili perlu ditingkatkan.

“Betul kata Pak Bupati, dengan adanya kecamatan tersendiri pemerintah bisa lebih dekat ke masyarakat. Penataan dan pembinaan di gili lebih optimal lagi,” ungkapnya, Senin (3/12).

Pelayanan administrasi pemerintahan di Kecamatan Pemenang diakui Faisol telah berjalan maksimal. Hanya saja untuk menjangkau tiga gili dari daratan Pemenang membutuhkan dana dan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, lanjutnya, jarak jangkauan dimana harus menggunakan transportasi laut juga mempengaruhi kecepatan dan otimalisasi pelayanan dan pembinaan.

“Secara PAD, dengan adanya Kecamatan Tiga Gili maka lebih berpeluang bertambah,” tandasnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menyampaikan rencana pemekaran kecamatan itu, untuk mempermudah pelayanan masyarakat.

“Iya saya sudah minta Kabag Pemerintahan dan Asisten I untuk mengawasi ke Jakarta. Konsultasi dengan kementerian seperti apa polanya,” kata Najmul.

Menurutnya, banyak hal positif apabila wacana tersebut dapat terealisasi. Sejumlah fasilitas seperti Puskesmas, Polsek, Koramil hingga pemerintahan dalam hal ini level kecamatan akan tersedia di tiga pulau itu.

Dengan demikian, lanjut Najmul, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah dan mudah dalam melakukan penataan.

“Selama ini kan warga yang mau ke puskesmas atau urus apa-apa harus nyebrang dulu. Kalau jadi kecamatan sendiri itu tidak perlu. Kita perlu membuat pemerintah itu merasa hadir di antara masyarakat yang ada di sana,” terangnya.

Sebagai kawasan penyumbang pendapatan terbesar untuk daerah, sudah semestinya tiga gili diperhatikan lebih massif.

Najmul beranggapan bahwa tiga gili adalah jendela dunia untuk mengenal Lombok Utara, maka sudah semestinya tiga gili mandiri secara pemerintahan dalam akses pelayanan bagi masyarakat.

“Suatu saat seandainya desa tidak mau, di sana lurah yang akan kita hadirkan. Karena ini salah satu cara untuk kita menjembatani,” ucapnya. (iko)

What do you think?

423 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan