in

Anggota BPK RI Tekankan Pemkab Lombok Tengah Serius Entas Kemiskinan

Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT menyerahkan vandel cinderamata kepada anggota VI BPK RI

kicknews.today – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia menyarankan Pemerintah Daerah Lombok Tengah, lebih serius menangani pengentasan kemiskinan yang angkanya mencapai lebih dari 15 persen. Hal itu disampaikan Anggota VI BPK RI, Prof. Dr. H. Harry Azhar Azis, MA., Selasa (4/12), saat melakukan kunjungan kerja di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

“Melihat angka kemiskinan di Lombok Tengah masih tinggi, harus mendapat perhatian yang serius,” ungkapnya dalam acara persiapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Lombok Tengah.

Rombongan yang diterima langsung Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT itu menegaskan bahwa sesuai undang-undang, faqir dan miskin itu dipelihara oleh negara. Karena itu kehidupan mereka harus dijamin oleh negara.

Dijelaskan, pengentasan kemiskinan baru akan terwujud dengan baik jika mental pelayanan masyarakat diperbaiki.

Menurutnya, masyarakat miskin tidak boleh dipandang sebelah mata karena mereka memiliki hak yang dilindungi undang-undang.

Pada hakikatnya, lanjut Harry Azhari, tugas APBN maupun APBD adalah untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan, layanan kesehatan, dan layanan pendidikan.

“Tugas paling penting APBN dan APBD adalah memberantas kemiskinan. APBD dan APBN menjadi kunci dan ideologi dalam memerangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Selain memberikan inspirasi konsep pelayanan pemimpin yang baik, Harry Azhari juga menekankan kepada semua pihak termasuk pemda untuk lebih cepat menanggapi, apa yang menjadi rekomendasi BPK dalam temuannya.

“Kalau ada rekomendasi BPK, segera diselesaikan kalau tidak mau berhadapan bersama aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT meminta saran dan masukan dari anggota VI BPK RI, yang nantinya akan dijadikan acuan dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Mohon kami diberikan saran dan masukan untuk dijadikan acuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Suhaili. (Ade)

What do you think?

423 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan