in ,

Hati-hati Berbelanja di Retail Modern, Salah-salah Anda Kena Tipu

Meja kasir sebuah retai modern (Foto: Ist)

kicknews.today – Maraknya retail modern yang saat ini merambah sampai ke desa-desa, menawarkan tampilan elegan dan gengsi para pembeli. Namun sayangnya, tak jarang pembeli terpedaya atau tertipu tanpa ia ketahui. Buktinya, Sabtu (1/12) sekitar pukul 03.30 Wita, di sebuah retail modern di jalan raya Mendagi Kecamatan Gerung, seorang pembeli sempat kecewa karena merasa tertipu.

Kejadian itu berawal ketika seorang pembeli masuk ke sebuah retail modern yang buka 24 jam, berlokasi di pinggir jalan raya Mendagi yang saat itu terlihat lengang. Saat akan memasuki pintu toko, si-pembeli melihat dua karyawan toko dengan seragam khasnya sedang ngobrol di luar.

Si-pembeli pun melenggang masuk ke dalam toko dan memilih-milih barang yang akan dibelinya. Pertama dia memilih Happy-Tos Snack Jagung Hijau ukuran 160 gram, dimana di rak wadah kemasan tertulis harga Rp 8.900. Kemudian dia pun mengambil Kwaci Biji Bunga Matahari merk Rebo yang di raknya tertulis seharga Rp 17.900, dan terakhir dia memilih sebungkus Indomie Goreng.

Selanjutnya si-pembeli berjalan ke arah tempat kasir untuk transaksi pembayaran. Kasir pun dengan cekatan melayani seraya tak lupa menawarkan jualan lainnya.

“Cuma ini Pak? Nggak sekalian sama pulsanya Pak?,” kata petugas kasir.

Setelah memasukkan data barang yang dibeli sambil memasukkannya ke dalam kantong plastik ciri khas toko, kasir pun menyebutkan total harga kepada si-pembeli.

“Jumlahnya Rp 31.799 Pak,” ujarnya.

Seraya menyerahkan uang untuk membayar dan diterima kasir, si-pembeli melihat layar monitor kasir yang menghadap ke arah pembeli. Di layar monitor tertulis harga Happy-Tos Rp 11.500.

“Mas, Happy-tos kok beda harganya dengan yang ada di sana? (sambil menunjuk rak wadah kemasan, red)? Di sana harganya Rp 8.900,” kata pembeli.

Mendengar kata dari pembeli, kasir pun membantah bahwa ini adalah harga sebenarnya.

“Lho, ini memang harganya Pak. Happy-Tos harganya memang Rp 11.500 Pak,” sanggahnya.

Pembeli pun seakan tidak mau terima begitu saja, diapun menunjukkan lokasi dimana Happy-Tos dipajang diikuti petugas kasir yang tergopoh-gopoh.

“Mana Pak? Dimana harga yang segitu,” kata kasir.

“Ini, ini harganya berapa, Rp 8.900 kan?,” timpal pembeli.

Petugas kasir pun mengambil label harga warga kuning yang ditempatkan di rak wadah barang dengan gesit, dan meremasnya seraya memasukkannya ke dalam saku celananya.

“Itu harga promo Pak, sekarang sudah nggak promo lagi,” kata kasir enteng.

Mendengar kata-kata enteng tanpa merasa bersalah itu, pembeli yang ingin memberikan sedikit pelajaran disiplin kerja pun tidak mau kalah.

“Lho, yang naruh harga di sana siapa? Kenapa tidak diganti kalau sudah nggak berlaku,” kata pembeli.

“Iya, kita kan belum sempat ngganti Pak,” sangkal kasir.

Kejadian itupun berakhir dengan si-pembeli tidak jadi membeli snack kesukaannya Happy-Tos, dirinya merasa kesal karena hal seperti itu sering sekali dialaminya saat berbelanja di retail modern.

“Aneh, hampir di beberapa… (nama retail ada pada redaksi) yang saya masuki sering seperti ini. Kalau nggak terpaksa, haram saya belanja di ….(nama retail),” kata pembeli sembari meninggalkan retail itu.

Nah, ini mungkin dapat dijadikan pelajaran bagi calon pembeli di retail modern, agar saat berbelanja harus teliti dan selalu memperhatikan serta mencocokkan harga yang tertera di tempat barang, dengan harga saat di depan kasir. (red)

What do you think?

552 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan