in

Dorrr… Residivis Pelaku Kejahatan di Lombok Tengah Tumbang Diterjang Timah Panas

Residivis pelaku kejahatan Lombok Tengah yang ditembak polisi saat ditangkap di Sekotong Lombok Barat (Foto: Ist)

kicknews.today – Pelarian residivis pelaku kejahatan inisial DN (33), warga Desa Batu Jangkih Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah yang selama ini meresahkan masyarakat, Selasa (27/11) pukul 22. 00 Wita, akhirnya terhenti di ujung moncong senjata api (senpi) Polisi.

Tim Opsnal Subdit III Jatanras Polda NTB bersama anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah, terpaksa menembak kedua kakinya pelaku karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

“Pelaku ditangkap di wilayah Sekotong Lombok Barat, dan pelaku sudah diamankan di Polres Loteng untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang, Kamis (29/11).

Diungkapkan, dalam melakukan aksinya pelaku terbilang cukup sadis karena tidak segan-segan melukai korbannya.

Selain melengkapi diri dengan senjata tajam, pelaku juga selalu membawa senpi untuk mengancam bahkan melukai korbannya.

Dikatakan, pelaku ini juga terlibat dalam berbagai kasus kejahatan, mulai kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian disertai pemberatan (curat), dan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta kasus pencurian ternak dan lain-lain.

“Pelaku ini adalah otak kejahatan di wilayah Kecamatan Praya Barat Daya Loteng. Barang bukti senpi yang digunakan itu masih berada di teman pelaku yang saat ini masih buron,” jelas AKP Rafles.

Dijelaskan, penangkapan terhadap pelaku yang merupakan kawanan rampok (begal) ini, dilakukan berkat adanya informasi masyarakat terkait lokasi keberadaan pelaku yang terlihat keluar dari persembunyiannya.

“Kawanan pelaku ini berjumlah 10 orang. Lima orang sudah ditangkap dan sedang menjalani hukuman, serta empat orang masih buron karena mereka berada di luar negeri,” jelasnya.

Lebih jauh dibeberkan, saat dilakukan penangkapan sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan anggota. Setelah memberikan dua kali tembakan peringatan ke udara, Polisi akhirnya terpaksa membidik kedua kaki pelaku dan dorrr… dorrr… pelaku pun tumbang setelah timah panas bersarang di kakinya,

Dari lokasi penangkapan, selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk mendapatkan tindakan medis seperlunya.

“Pelaku mengakui telah melakukan pencurian ternak di beberapa tempat,” pungkasnya. (Ade)