in

Dinas Koperasi Lombok Tengah Gandeng NGO-BEDO Jerman Perkuat Produk UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah bersama pihak NGO-BEDO Jerman dan PT. Sampoerna (Foto: Ist)

kicknews.today – Sebagai upaya memperkuat dan mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah menggandeng Non-Governmental Organization (NGO) Nusiness Export Development Organization (BEDO) Jerman, untuk pendampingan para pelaku UMKM.

“Dinas Koperasi dan UKM Loteng saat ini sudah bekerjasama dengan BEDO Jerman dan PT. Sampoerna untuk mendorong penguatan UMKM di Loteng,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng, M. Ikhsan, Rabu (28/11).

Dijelaskan, dengan adanya pendampingan dari NGO-BEDO Jerman ini akan berdampak positif bagi para pelaku usaha, terutama pelaku UKM di wilayah Lombok Tengah.

“Kerjasama ini akan membawa harapan besar dan menumbuhkembangkan para pelaku usaha UKM di Loteng,” jelasnya.

Ikhsan menyatakan, hingga saat ini masih banyak pelaku UKM yang memilih kemasan sederhana untuk menekan harga produk. Padahal dengan memperhatikan kualitas kemasan produk dapat menaikkan nilai jual, dan memberikan margin keuntungan yang lebih besar bagi pelaku usaha.

“Paling utama untuk menambah harga jual produk memang dari segi kemasan,” ucapnya.

“Produk UKM Loteng harus memiliki kualitas yang lebih bagus ke depannya, sehingga memiliki pasar sendiri,” tandasnya.

Pihaknya selaku leading sector terus melakukan pembinaan terhadap pelaku UKM, dengan menggandeng berbagai institusi untuk meningkatkan kapasitas pelaku UKM, baik melalui pelatihan peningkatan kualitas produk hingga manajemen usaha.

“Tahun ini kami bekerjasama dengan BEDO untuk melakukan pelatihan terhadap UKM yang bergerak di bidang kerajinan, fashion, serta kuliner, agar mereka naik kelas dan nantinya bisa menjadi mentor bagi UKM lain,” jelas Ikhsan.

“Saya harapkan produk UKM ini bisa sebagai penunjang perkembangan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort,” imbuhnya. (Ade)