in ,

Labi-labi Menggugah Selera, Nyesel Gak Nyobain !!!

Hay guys, ane mau ngasi tau jajanan dengan inovasi dan varian rasa yang berbeda tentunya, yaaah betul sekali ! namanya Labi-labi, nama yang unik. “Nama labi-labi ini merupakan gabungan kata dari bola-bola ubi dan disingkat menjadi labi-labi” Ujar Zuby/ pembuat labi-labi (27/11)

Jajanan labi-labi ini sengaja dirancang dengan gaya milenial sekali guys, waaaah kereeeen dong yah hehe..

Halal gak ????? Ohhh masalah halanya sih sudah jelas yaoo… labi-labi ini dibuat oleh jebolan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram tentunya yang paham betul masalah hukum-hukum islam.

Enak gak ???? Masalah rasa sih lidah itu relatif ya guys, tapi masalah rasa labi-labi ini antara dua rasa guys, enak dan enak bangetttss. Bukan lebay tapi itu fakta yang ane rasain, karena bahan dasarnya terbuat dari ubi dengan balutan coklat didalamnya. Dijamin rasanya bikin candu, hehe

Harga ???? Masalah harga dijamin tidak menguras kantong guys, karena jajanan ini sengaja dirancang supaya bisa terjangkau oleh semua konsumen, hanya 5K/bks guys. Waaah murah sangad dong, jelas!! 

Dalam teori permintaan dan penawaran, harga akan stabil jika permintaan dan penawaran balance. Ini merupakan konsep yang diterapkan dalam pemasaran produknya, karena jika produk yang tawarkan bisa laris dalam pasaran otomatis omset akan tetap bertambah. Sehingga, secara tidak lansung akan menambah pendapatan daerah dan meminimalisir pengangguran. 

Dalam konsep Adam Smith, “kepentingan diri menguntungkan masyarakat” sedikit tidaknya itulah esensi dari the invisible hand. Artinya bahwa, jika produk yang ditawarkan itu laris dipasaran otomatis akan menguntungkan masyarakat, karena mau tidak mau masyrakat harus mengikuti apa yang menjadi trending topik dipasaran, dari itulah orang-orang akan mengambil kesempatan untuk mengambil sedikit keuntungan. 

Silahkan di order guys nanti gak kebagian !!