in

Baiq Nuril Divonis, Walikota Mataram Promosikan H Muslim, Pemuda NW Berang…

Baiq Nuril

kicknews.today – Polemik kasus pelanggaran UU ITE terhadap Baiq Nuril Maknun terus bergulir. Kini Walikota Mataram, H Ahyar Abduh diminta untuk mengambil tindakan tegas dengan menonjobkan H Muslim sang kepala sekolah yang melaporkan Baiq Nuril karena merekam percakapan mesumnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pemuda NW NTB melalui sekretaris wilayah Fihiruddin di Praya pada Sabtu (17/11) yang berang menilik kasus tersebut.

Permintaan menonjobkan itu dianggap cukup beralasan karena menurutnya, Muslim dianggap tidak layak secara moral menduduki jabatan di lingkungan Pemkot Mataram.

“Masak orang yang sudah melecehkan kaum perempuan harus dibina. Bisa saja dunia pendidikan hancur dan korban-korban bertambah,” ungkap Fihiruddin.

Dia mengatakan, apa yang dilakukan Muslim terhadap Baiq Nuril, sudah mencoreng wajah pendidikan di Kota Mataram bahkan di NTB umumnya. Seorang pucuk pimpinan pendidik berprilaku mesum di lingkungan pendidikan tempat dia bekerja.

Terlebih baginya, yang tidak masuk akal pada saat kasus ini muncul dan viral, malah Walikota Mataram mempromosikan Muslim menjadi salah satu Kabid bahkan dia mendengar rencananya akan diusulkan menjadi pejabat Kepala Dinas.

“Kami anggap pak Walikota tidak peka terhadap permasalahan ini. Masalah ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Anehnya pak walikota terkesan cuek dengan permasalahan ini,” kata dia.

Diketahui melalui putusan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) dengan petikan putusan pasal 226 juncto pasal 257 KUHAP nomor 574 K/PID.SUS/2018, Baiq Nuril kini divonis hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan penjara karena dianggap telah melanggar UU ITE karena menyebarluaskan atau mentransmisikan percakapan cerita perselingkuhan Muslim dengan bendaharanya berinisial L. (prm)