in

Rumah Dirobohkan Satgas, Warga Lombok Barat Tinggal di Tenda tanpa Kejelasan

Korban dan rumah terdampak gempa yang dirobohkan Satgas saat proses recovery. (kanan) Pjs. Kepala Desa Kuripan

kicknews.today – Puluhan rumah warga terdampak gempa di Dusun Kuripan 1 Desa Kuripan Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat, yang dirobohkan personel Satuan Tugas (Satgas) tanggap bencana tahap recovery, hingga saat ini belum mendapat kejelasan tindaklanjut dari pemerintah.

Korban terdampak gempabumi di dusun setempat, hingga memasuki musim penghujan saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

“Dengan kondisi musim hujan seperti ini pun, kami terpaksa tetap berteduh di tenda. Rumah kami hanya dirobohkan saja dulu sama Pak Tentara, terus belum ada yang datang siapa-siapa sampai sekarang,” kata Hunaini, salah seorang warga kepada kicknews.today, Jumat (16/11).

Menanggapi keluhan warga itu, Komandan Pos (Danpos) Satgas Tanggap Bencana yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa tugas Satgas TNI tidak lebih hanya membantu proses recovery.

“Tugas kami hanya membantu proses mempercepat pemulihan pasca gempa. Kalau masalah bantuan untuk membangun itu tugasnya pemerintah. Warga harusnya sabar saja dulu, mungkin masih proses ,” ungkapnya.

Sementara Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Kuripan Hairil Fasihin, S.Pd. saat ditemui menyampaikan, pihak pemerintah desa (pemdes) telah mengikuti semua petunjuk dan arahan dari pemerintah daerah. Termasuk membentuk kelompok masyarakat (pokmas), dan telah dikirim ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lombok Barat.

“Kami sudah bentuk 10 pokmas, dan sudah kita kirim ke Perkim beserta syarat-syaratnya. Namun belum ada kejelasan sampai sekarang. Artinya, kami sudah berupaya melakukan tugas, sebagai bentuk peduli sama masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan harapan agar apa yang menjadi keluhan dan keinginan warga, mendapat respon positif dari pihak-pihak terkait.

“Harapan kami semoga saja secepatnya ada tindakan dari pemda melaui dinas terkait, untuk segera membantu kami. Karena dengan kondisi hujan seperti sekarang ini, kasian juga warga, sedangkan kami di desa tidak bisa berbuat banyak,” harapnya. (Ir)