in

Mantan Bendahara Desa Pengembur Kembalikan Kerugian Negara Rp186 Juta

Pengembalian uang kerugian negara oleh Mantan Bendahara Desa Pengembur

kicknews.today – Mantan Bendahara Desa Pengembur Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), Lalu Sapowan mengembalikan separuh dari kerugian negara sebesar Rp 186 juta lebih kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng, Senin (12/11) pukul. 09.00 Wita tadi.

Pengembalian yang dilakukan oleh mantan bendahara desa tersebut atas dasar temuan dari inspektorat dalam kasus dugan korupsi yang ditangani oleh kejaksaan. Pengembalian tersebut dikatakan juga itu atas inisiatif mantan bendara itu sendiri.

“Jumlah kerugian negara yang dikembalikan oleh mantan Bendahara Desa Pengembur hari ini Rp 186 juta lebih,” ujar Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Praya Hasan Basri di kantornya, Senin (12/11).

Dijelaskan, jumlah keseluruhan temuan yang menjadi kerugian negara dalam kasus laporan penyimpangan anggaran dana desa tahun 2017 di Desa Pengembur itu sebesar Rp 600 juta lebih. Temua itu merupakan hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat karena ada berapa program pembangunan yang diduga laporannya fiktif.

“Sebenarnya dalam kasus laporan Desa Pengembur ini, kami tinggal menetapkan tersangka. Namun, kami sangat apresiasi karena bendahara mau mengembalikan kerugian negara tersebut,” jelasnya.

Hasan menegaskan, untuk sisa dari jumlah total temuan kerugian yang belum dikembalikan tersebut sudah ada komitmen juga dari mantan Kades Pengembur dalam waktu dekat. Namun, proses hukum dalam kasus ini akan tetap berlanjut.

“Ada empat program desa setempat ada yang difiktifkan. Ada yang dikerjakan namun tidak sesuai dengan pengerjaan. Diantaranya program sumur bor, pengerasan jalan, jembatan dan posyandu. Posyandu ini yang tidak dikerjakan oleh mantan kades,” jelasnya.

Dikatakan, proses penangangan kasus ini sudah sangat lama, namun kasus ini bisa naik menjadi penyidikan akhir bulan tahun 2018. Selain itu, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi –saksi, baik dari aparatur desa, masyarakat maupun mantan Kades sebelumnya.

“Kami sudah memeriksaa semua saksi, termasuk mantan Kades Pengembur,” pungkasnya. (Ade)