in

Warga di Lombok Barat Keluhkan Akses Jalan dan Banjir

Salah satu ruas jalan tanah di Dusun Gawah Pudak, Lombok Barat yang dikeluhkan warga

kicknews.today – Masyarakat Dusun Gawah Pudak Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong Lombok Barat, mengeluhkan akses jalan tanah yang tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bahkan warga setempat merasa dianaktirikan.

Salah seorang warga setempat, Sudar kepada kicknews.today, Kamis (8/11), mengungkapkan bahwa setiap menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah maupun pemilihan legislatif, warga selalu diiming-imingi dengan janji perbaikan atau pengaspalan jalan. Tapi kenyataannya, setelah jadi mereka dilupakan.

“Setiap pemilihan selalu diberi janji, setelah jadi justru menghilang,” ungkapnya.

Menurutnya, kurang lebih 300 hak pilih di Dusun Gawah Pudak hanya dijadikan komoditi politik oleh pihak-pihak yang ingin terpilih.

“Kalau boleh golput, kami akan memilih golput kalau terus-terusan kami dibiarkan seperti ini,” ancamnya.

Hal senada juga dikatakan Kasim, apa yang dikeluhan warga cukup beralasan. Dimana selain akses jalan, memasuki musim hujan seperti saat ini warga selalu dihantui rasa was-was akan datangnya banjir.

“Kampung kami dekat dengan sungai. Selain itu juga jalan yang ada tidak memiliki saluran air. Alhasil, air gunung yang turun selalu meluber ke jalan, bahkan tak jarang masuk ke pekarangan warga,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, lanjut Kasim, warga setempat melakukan gotong-royong untuk membuat saluran air.

“Kita siasati dengan membuat saluran kecil, mudahan hujan yang turun tidak menyebabkan banjir,” pungkasnya.

Terkait masalah itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Barat, I Made Arthadana yang dikonfirmasi kicknews.today melalui telepon seluler menyatakan, pihaknya tidak dapat berkomentar banyak.

Dikatakan, pihaknya perlu melihat akses jalan yang dimaksudkan, lebih-lebih jalan itu merupakan jalan desa yang sesuai aturan dapat dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD).

“Kita lihat dulu, biar tidak salah salah memberi keterangan,” katanya singkat. (ir)