in ,

Dua Mobil Pelapor Dugaan Korupsi Dana Desa di Lombok Tengah Dibakar

Mobil korban yang dibakar

kicknews.today – Abdurrahman Wahid, warga Dusun Jongor Desa Mekar Sari yang merupakan pelapor dugaan kasus penjualan Rastra 2016-2017 dan kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017, diduga diteror. Dua unit kendaraan miliknya dibakar oleh orang yang tidak dikenal, Rabu (7/11) sekitar Pukul 02. 00 dinihari.

Dua unit mobil milik pelapor yang dibakar, Avanza warna silver dengan Nomor Polsi DR 1384 MZ, tahun 2011 dan mobil Pikap merk Suzuki APV Nopol DR 9005 SB warna hitam. Saat dibakar, korban sedang tidur lelap.

“Kakak saya yang mengetahui pertama kali kejadian itu dan sempat melihat pelaku, “ungkap Abdurrahman Wahid saat dihubungi , Kamis (8/11)

Abdurrahman Wahid mengaku tidak mengetahui persis motif dua mobilnya dibakar. Karena baginya selama ini merasa tidak ada musuh. Hanya saja dia mengaku menjadi pelapor dugaan penyelewengan yang terjadi di desa itu.

Dijelaskan dia, sebelum kejadian itu pada 23 Oktober sebelum pemilihan Kepala Desa di Mekar Sari, oknum calon kepala desa yang datang ke rumahnya dengan berteriak- teriak dan berkata kasar.
Bahkan ada dugaan pengancaman yang dilakukan dengan menggunakan bahasa Sasak.

“Selesai Pilkades akan ada kejadian yang membahayakan nyawa kami,” katanya menirukan ancaman itu.

Entah ada hubungan atau tidak. Pada Rabu dinihari itu terjadilah pembakaran mobilnya. Pelaku yang diduga berjumlah dua orang lari menggunakan sepeda motor setelah melancarkan aksinya.

“Bahkan tangan saya terbakar saat berusaha memadamkan api biar tidak merembet kerumah warga. Ini bentuk teror dan ancaman yang membuat keluarga kami tidak tenang,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada petugas untuk menindak tegas oknum yang telah melakukan pembakaran tersebut. Pihaknya juga meminta perlindungan kepada aparat karena merasa nyawanya terancam.

“Atas dasar kejadian itu makanya kami mohon pihak kepolisian untuk memberikan kami perlindungan dan mengusut tuntas segala kasus yang menimpa keluarga kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang membenarkan insiden terbakar dua mobil yang tersimpan dalam satu garasi rumah tersebut.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung turun ke TKP guna melakukan penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan bekas kebakaran,” jelasnya.

Dari keterangan saksi, diperolehnya informasi dua unit kendaraan itu dibakar oleh orang yang tidak dikenal dan kabur menggunakan Honda Beat. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku membakar kendaraan korban.

“Proses penyelidikan terus berjalan dan kita masih meminta keterangan warga untuk menangkap pelaku,” pungkasnya. (ade)