in

Air Bersih di Lombok Tengah Langka, ini kata PDAM Tirta Ardhia Rinjani

Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah H. Lalu Kitab2

kicknews.today – Kemarau panjang yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat khususnya Kabupaten Lombok Tengah, berdampak terhadap berkurangnya debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, yang disuplay ke rumah-rumah pelanggan.

“Setiap hari debit air yang kita miliki terus berkurang saat ini,” ujar Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani H. Lalu Kitab, Selasa (6/11).

Dikatakan, semua sumber mata air yang dikelola PDAM Tirta Ardhia Rinjani pada dasarnya masih aktif. Namun debit airnya hanya sekitar 25 persen, hanya sumber mata air Benang Setokel yang debit airnya masih 50 persen.

Demikian pula dengan sumber air di Bandungan Batujai yang mulai kering, sementara biaya operasionalnya kian bertambah karena obat yang dibutuhkan untuk pengolahan air semakin banyak.

“Kondisi kekurangan air bersih kita hampir sama dengan kabupaten lainnya, bukan hanya di Lombok Tengah yang kekurangan air bersih PDAM,” jelasnya.

Ditambahkan, pengelolaan air bersih di Bendungan Batujai rencananya akan dikerjasamakan dengan pihak swasta, mengingat biaya operasional pengolahan air cukup besar.

“Proses kerjasama ini nantinya tetap melalui tender. Pelaksanaannya itu di tahun 2019,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Umum PDAM Tirta Ardhia Rinjani Nursahim menambahkan, akibat menurunnya debit air bersih itu, pihaknya saat ini menunda sementara pemasangan pelanggan baru.

Selain itu, penurunan debit air itu juga berdampak terhadap pendapatan yang mengalami penurunan sebesar 25 persen.

“Selama musim kemarau ini, pendapat kita juga menurun 25 persen,” pungkasnya. (Ade)