in

Baru Dua Rumah RISHA Dibangun Pemerintah di Lombok

Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan kementerian PUPR, Ahmad Ghazali

kicknews.today – Pemerintah terus mendorong agar Rumah hunian tetap bagi korban gempabumi di Lombok dan Sumbawa segera dibangun dan bisa ditempati. Hanya saja pemerintah saat ini lebih konsentrasi pada pembangunan hunian sementara untuk mengejar musim hujan yang segera datang.

Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR, Ahmad Ghazali Atman membenarkan mengenai dua rumah RISHA yang sudah siap pakai yang merupakan program pemerintah bagi korban gempa Lombok-Sumbawa. Adapun lokasinya yakni, satu di Lombok Barat dan satunya lagi di Lombok Timur.

“Kendalanya adalah aplikator pembuat panel beton Risha. Saat ini sebanyak 23-an aplikator atau penyedia bahan panel untuk menyediakan kebutuhan masyarakat itu,” ungkapnya usai rapat koordinasi bersama Wakil Presiden RI, di Kantor Gubernur NTB, Minggu (4/11).

Dia mengaku, sudah ada beberapa warga yang mau jadi aplikator dan dari Kementerian PUPR memberikan kesempatan yang seluas-luasnya.

“Ini kan sama dengan buat batako, tapi nanti tulangannya kita ajarin, tata cara pencampuran beton juga diajarin, kalau perlu kita tungguin, tapi yang paling perlu adalah cetakannya dulu karena kan harus ada cetakan tidak bisa pakai tangan,” kata dia.

Meski baru dua unit yang terbangun, namun Ahmad Ghazali tidak khawatir akan target bulan desember yang diminta pemerintah.

Dia mejelaskan, akan mendorong BUMN untuk menyediakan alat pencetakan. Malah, ada beberapa perusahaan sudah membuat pabrik di Lombok untuk memenuhi kebutuhan panel rumah RISHA.

“Kalau misalnya satu aplikator atau BUMN bisa buat 10 panel per hari, kan sudah tercapai target itu. Sekarang jumlah aplikator 23 orang. Kepala Dinas PU KLU bilang, bisa buat 100 rumah per hari, malah bilang tidak usah pakai izin,” papar dia.

Kebutuhan panel untuk satu rumah RISHA sebanyak 138 panel. Sedang target per hari produksi sebanyak 420 panel.

Data jumlah rumah yang rusak berat sebanyak 75 ribu, sehingga seandainya separuh dari angka itu mau membangun rumah RISHA, berarti sekitar 37 ribu rumah dibagi dengan 400 rumah per hari maka akan diperkirakan selesai pembangunan 4-5 bulan.

Ghazali menambahkan, sebanyak 40 rumah bisa dituntaskan per hari dan yang sudah dihuni baru dua rumah berada di Lombok Timur dan Lombok Barat, sedangkan yang panelnya sudah naik sekitar 30-an rumah lebih.

“Intinya Panel RISHA, nanti teman pokmas diarahkan fasilitator bertemu produsen atau penjual, bagi yang mau pesan,” tutupnya. (prm)