in ,

Semarak Kirab Pemuda 2018 Bantu Pemulihan Bencana Lombok Utara

Penyerahan bantuan kepada masyarakat melalui Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar (Foto: Ist)

kicknews.today – Pagelaran Kirab Pemuda 2018, ajang bagi anak muda berkreasi dan berkarya melintasi Lombok mulai 31 Oktober sampai 4 November. Lombok Utara dipilih jadi salah tempat pagelaran. Daerah terdampak gempa ini disinggahi  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kepempora) RI, yang termasuk dalam 100 kabupaten dan kota yang dilintasi.

Konsentrasi kegiatan di Lombok Utara adalah upaya membantu pemulihan pascabencana gempa bumi Juli dan Agustus lalu. Kegiatan yang dilaksanakan seperti trauma healing, bhakti sosial, serta pengobatan gratis.

“Kami ingin membantu pemulihan bagi masyarakat Lombok Utara pasca gempa,” demikian penjelasan Asdep Peningkatan Kreatifitas Pemuda Kemenpora RI, Dr. Djunaedi, M.Si.

Lombok Utara dipilih sebagai salah satu tempat, dengan harapan even itu bisa menjadi energi positif bagi masyarakat setempat untuk mempercepat pemulihan pasca gempa. Hadir langsung Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar.

Turut ambil bagian dalam kegiatan ini Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI).  Kirab Pemuda 2018 adalah napaktilas kebhinekaan untuk meningkatkan potensi lokal dan menjaring kader pemuda yang memiliki kreativitas dan berjiwa pemimpin. Ini kemudian  sebagai wadah pemuda kreatif yang mampu menyebarkan perdamaian, persatuan dan virus kreatif kepada pemuda Indonesia.

“Tujuan kegiatan adalah untuk menjalin koneksi antar pemuda di setiap daerah, sehingga setiap pemuda yang mampu memberikan semangat, pendampingan terhadap pemuda Indonesia di setiap daerah,” kata   Djunaedi.

Rangkaian kegiatan bhakti sosial berlangsung di delapan titik, melibatkan para pemuda.  Ada rangkaian kegiatan lain seperti go green, pustaka desa, pengobatan gratis   serta rehab tempat ibadah.

Sejumlah agenda bernuansa kepemudaan akan dihelat, seperti pameran karya kreatif, fesival band indie, pawai budaya, pemuda membaca kitab suci, film pendek, deklarasi hingga kuliner.

Sejumlah target ini dicapai dalam pagelaran  tersebut. seperti  menggerakan seluruh pemuda dalam segala hal seperti pemuda kreatif untuk berperan aktif dalam pembangunan, khususnya bidang ekonomi kreatif.  Mencetak pemuda mandiri, kreatif dan berdayasaing tinggi, baik tingkat lokal, nasional maupun international, sehingga dapat membantu mengurangi penggangguran pemuda,

“Kirab Pemuda 2018 ini  mampu membangun jejaring (networking) di wilayah provinsi yang di tempati, untuk kemudian dikembangkan menjangkau wilayah kabupaten/kota,” pungkasnya.

Sasaran kegiatan ini adalah para pemuda usia 16 s.d 30 tahun yang mempunyai jiwa kepemimpinan, kreatif pada salah satu dari bidang Fashion, Film, IT, Musik, dan kuliner serta mampu mendorong kegiatan-kegiatan berkaitan dengan kemajuan kreativitas pemuda. (red/*)