in

Warga Lombok Barat Tuntut Direktur PDAM Giri Menang Mundur

Aksi demo menuntut Direktur PDAM Giri Menang mundur dari jabatan

kicknews.today – Sekelompok pemuda yang menamakan diri Forum Pemuda Kediri, Rabu (31/10), melakukan aksi demo menuntut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang Lombok Barat, mundur dari jabatannya karena dinilai tidak mampu mengelola dan memanajerial perusahaan.

Koordinator aksi Ahmad Sahib dalam orasinya menyampaikan keluhan pelanggan PDAM Giri Menang, karena selama empat bulan terakhir di beberapa lokasi air tidak tersuplay atau macet.

“Masyarakat kami tiap malam begadang sampai dini hari. Bahkan sampai subuh untuk menunggu air mengalir, dan kadang airnya tidak ada,” teriaknya.

Menurut pandangan mereka, hal itu terjadi lebih kepada ketidakmampuan manajerial Lalu Ahmad Zaini, dalam mengemban tugas selaku Direktur PDAM.

“Silahkan mundur kalau tidak mampu memimpin. Jangan hanya datang di kabupaten kami untuk memperkaya diri saja,” ujarnya.

Selain menuntut Lalu Ahmad Zaini mundur dari jabatan Direktur PDAM, massa aksi juga menuntut ketersediaan air bersih yang menjadi hak pelanggan.

“Kami para pelanggan dituntut untuk melakukan pembayaran setiap bulan tepat waktu. Kalau terlambat kena denda, kalau nunggak beberapa kali meter dicabut walaupun kita tidak ada. Tapi ketika air PDAM macet, apa pertanggungjawaban mereka?,” ketus Sahib.

Sementara Sekretaris PDAM Giri Menang Syahrir Syair yang menemui massa aksi di halaman PDAM, menyampaikan bahwa Direktur PDAM sedang tidak berada di tempat.

“Sebelumnya saya katakana, Bapak Dirut sedang ada di Jakarta, tidak ada di sini,” ucapnya.

“Terkait dengan distribusi air, itu bermasalah karena akibat gempa yang menyebabkan struktur tanah berubah, sehingga mengurangi sumber mata air. Di daerah kita berkurang 30 persen sampai 40 persen,” lanjutnya.

Selain itu, lanjutnya, akibat gempa beberapa waktu yang lalu banyak jaringan pipa yang rusak, sehingga menggangu aliran air ke pelanggan.

Usai mendapat penjelasan dari pihak PDAM Giri Menang, walau terlihat kesal karena tidak dapat menemui Dirut PDAM, massa aksi pun membubarkan diri dengan tertib. (ir)