in

Angkasa Pura I LIA Kembali Support Dana Kemitraan UKM Lingkar Bandara

GM Angkasa Pura I LIA saat menyerahkan secara simbolis bantuan dana kemitraan kepada pelaku UMKM Lingkar Bandara

kicknews.today – PT. Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA) , Jumat (19/10), untuk kesekian kalinya kembali menyalurkan dana program kemitraan, bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di kawasan Lingkar Bandara. Hal itu dilakukan untuk memotivasi pelaku UKM pasca gempabumi Lombok beberapa waktu lalu.

“Ini salah satu upaya untuk lebih cepat membangkitkan dan menguatkan para pelaku UKM, yang merupakan mitra binaan Angkasa Pura I Lombok pasca gempabumi Lombok,” kata General Manager PT. Angkasa Pura I LIA, I Gusti Ngurah Ardita saat penyerahan dana di Ruang Rapat Rinjani PT. Angkasa Pura I LIA.

Dijelaskan, penyaluran dana pinjaman ini merupakan bentuk komitmen pihak Angkasa Pura I, untuk terus memberikan pembinaan dan pemberdayaan, supaya usaha yang dijalankan itu lebih kuat dan cepat berkembang sesuai yang diharapkan.

“Program ini juga bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Lingkar Bandara Lombok,” ucapnya.

“Kalau UKM sudah berkembang, pasti akan mendorong pelaku usaha yang besar,” imbuhnya.

Disebutkan, jumlah dana pinjaman program kemitraan yang disalurkan saat ini, sebesar Rp 530 juta yang diberikan kepada delapan calon mitra binaan Angkasa Pura I LIA.

Sedangkan total jumlah dana pinjaman program kemitraan yang sudah disalurkan hingga bulan September 2018, lanjut Ardita, yakni sebesar Rp 28,9 miliar.

“Administrasi dana pinjaman program kemitraan ini adalah tiga persen pertahun,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk meningkatkan pelayanan dan mendorong kunjungan wisatawan, pihaknya telah melakukan peningkatan terhadap beberapa fasilitas bandara, termasuk chek in area yang telah diperluas, pembangunan drop zona, apron pesawat, dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

“Kondisi pergerakan penumpang pascagempa ini masih di bawah 10 ribu perhari. Sedangkan sebelum terjadi gempa, pergerakan penumpang itu mencapai 11 ribu perhari,” pungkasnya. (Ade)