in

Syukuri Bencana yang Beri Kita Kesempatan Merefleksi jadi Lebih Baik

Salah satu Masjid yang rubuh saat gempa di Lombok Utara

kicknews.today – Tentu semua orang tidak ingin daerahnya dilanda bencana. Namun sejatinya bencana alam seperti gempabumi, tsunami, gunung meletus dan sebagainya tidak dapat dihindari apalagi di Indonesia yang memang berada pada kawasan cincin api (ring of fire). Yang bisa dilakukan ialah mengurangi dampak resiko dari bencana tersebut. Maka dengan bencana yang terjadi, seharusnya menjadi bahan refleksi kita bersama untuk menjadi lebih baik.

Hal ini disampaikan Direktur Pusat Penelitian Penanggulangan Bencana Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta Dr Eko Teguh Paripurno di Mataram dalam kunjungannya pekan lalu.

“Dalam bencana, pasti ada relung yang kita bisa ambil sehingga bisa berbuat dan menjadi lebih baik. Bersyukur saja,” katanya.

Misalnya dikatakan dia, soal bangunan ataupun tata ruang dari satu wilayah terdampak bencana ketika terjadi maka disitulah kesempatan yang sangat baik untuk ditata kembali menyesuaikan dengan kondisi alam sehingga akan mengurangi dampak bencana jika terjadi lagi.

“Ada bangunan yang mengurangi resiko, ada juga bangunan yang menambah resiko. Jadi antara pembangunan, bencana, positif dan negatif terkorelasi semua,” papar dia.

Mumpung orang sedang sadar dan sudah memahami tentang kebencanaan, maka menurut dia, saat ini kesempatan emas bagi pemerintah untuk menata kembali sesuai dengan kajian ilmiah dan aspek-aspek keselamatan lainnya.

“Rencana kontijensi hingga mitigasi perlu diterapkan dan disosialisasikan saat ini,” ujarnya.

Hal itupun bisa dimulai dari rumah tangga yang merupakan bagian terkecil dari sosial kemasyarakatan. Seperti ketika terlanjur kita membangun rumah tanpa tulangan besi beton, lalu apa yang dilakukan? apakah akan merobohkan lagi kemudian membangun ulang?

“Ya sudah misalnya dibuat minimal satu kamar saja yang aman dari bencana dengan perhitungan yang sudah dilihat dari bencana yang terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Sudah seharusnya, tambah dia, sebelum bencana terjadi kita membangun kesiap siagaan karena bencana memang tidak dapat dicegah. Tapi diantisipasi untuk mengurangi dampak tentu saja bisa. (red.)