in

Lombok Timur jadi Daerah Rawan Tinggi Partisipasi Pemilu 2019

Ketua KPI Yuliandre Darwis, Ketua Bawaslu Abhan dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan memberikan keterangan kepada media usai peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu

kicknews.today – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019 di Jakarta pada Selasa (25/9).

dari data yang dikumpulkan, hanya Kabupaten Lombok Timur di NTB yang masuk dalam kategori berkerawanan tinggi dari dimensi partisipasi. Sedangkan 513 daerah lainnya di Indonesia berada dalam kategori kerawanan sedang.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin. Dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, sebanyak 513 daerah di antaranya rawan politik uang pada Pemilu 2019.

“Kerawanan aspek politik uang yang tinggi sebesar 34,2 persen atau ada di 176 daerah dan kerawanan sedang sebesar 65 persen atau ada di 337 daerah,” katanya.

Menurutnya, dari 513 daerah, 176 daerah memiliki kerawanan tinggi dan 337 daerah memiliki kerawanan sedang.

Selain kerawanan politik uang, terdapat kerawanan dalam aspek netralitas aparatur sipil negara (ASN) di 93 kabupaten kota, keamanan di 94 kota dan ujaran kebencian serta politisasi SARA di 90 kabupaten/kota.

IKP terdiri atas skor dimensi konteks sosial politik, penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, dimensi kontestasi dan skor dimensi partisipasi. Untuk dimensi konteks sosial politik, terdapat tiga kabupaten dengan kerawan tinggi, yakni Kabupaten Teluk Bintuni di Papua Barat,Lombok Timur di NTB dan Sarolangun di Jambi.

Pada konteks penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, 27 kabupaten/kota terkategori rawan tinggi, yakni Sorong Selatan, Maluku Tenggara Barat, Flores Timur, Lombok Timur, Teluk Bintuni, Mamberamo Raya, Aceh Tenggara, Boven Digoel, Tana Toraja, Kota Payakumbuh, Rokan Hulu dan Kabupaten Nduga. Kemudian, Kabupaten Sarolangun, Magelang, Kota Palopo, Nabire, Aceh Utara, Buton Utara, Bolaang Mongondow, Nias Utara, Poso, Labuhanbatu, Raja Ampat, Kaur, Aceh Tengah, Alor dan Pasaman Barat. Demikian dikutip Antara.

Pada dimensi kontestasi, terdapat sembilan kabupaten/kota yang bertingkat kerawanan tinggi, yakni Buton Utara, Kota Kendari, Flores Timur, Kota Palopo, Kota Gorontalo, Purwakarta, Kota Batu, Kepulauan Talau dan Kota Sungai Penuh.

Adapun dimensi partisipasi berkerawanan tinggi hanya terjadi di Kabupaten Lombok Timur, sedngkan 513 daerah lainnya berada dalam kategori kerawanan sedang. (red)