in

DPRD Lombok Barat Prioritaskan Anggaran Bencana dalam APBD Perubahan

Ketua DPRD Lombok Barat Imam Kafali

kicknews.today – Ketua DPRD Lombok Barat Imam Kafali memastikan prioritas pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2018, untuk penanggulangan bencana gempabumi. Hal itu diungkapkan, menanggapi permintaan eksekutif terkait bencana gempabumi yang juga berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dikatakan, pembahasan APBDP tidak dapat dilakukan secepatnya, mengingat eksekutif masih fokus dalam penanganan korban gempa.

“Kita tunggu program-program prioritasnya seperti apa. Tentunya yang kita harapkan bisa menyentuh langsung masyarakat,” ungkapnya, Senin (27/8).

Menurutnya, pembahasan APBDP tidak terlambat. Bahkan dengan kondisi saat ini, dewan mendapat masukan untuk sekaligus membahas APBD Murni tahun 2019.

Sementara terkait kemungkinan berkurangnya PAD sebagai efek bencana, Imam Kafali meminta agar ekskekutif tidak pesimis untuk mencapai target, karena masih ada sisa waktu sebelum akhir tahun.

“Kalau saya tetap optimistis, pasti bisa (mencapai target, red),” yakinya.

Optimisme Ketua Dewan Lombok Barat itu bukan tanpa alasan. Namun itu didasari oleh masih adanya beberapa even pariwisata cukup besar, yang akan digelar beberapa bulan ke depan.

“Harapan kita masih banyak. Kalau masalah tercapai seperti apa, tidak mungkin kita memaksakan,” ujarnya.

“Saat ini kita fokus pembinaan kepada masyarakat untuk perbaikan pascagempa. Harapan kita, bisa segera diselesaikan. Tentunya tidak bisa di APBD Perubahan saja, tapi sampai APBD Murni dan sampai tuntas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyampaikan bahwa mengingat sebagian bangunan di Lombok Barat, mengalami kerusakan akibat guncangan gempa beruntun. Pihaknya berharap DPRD maklum dengan kondisi saat ini, sehingga pembahasan APBDP sedikit terlambat.

“Saya minta keikhlasan dewan dalam posisi bencana seperti ini. Karena pertama kita sudah defisit sebelum bencana,” kata Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Minggu (26/8). (ir)