Ini Alasan Gempa Lombok Tidak Berstatus Bencana Nasional

kicknews.today – Ratusan ribu lebih masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) terdampak bencana gempa bumi, demikian pula puluhan ribu rumah juga luluhlatak rata dengan tanah. Namun hingga saat ini status bencana masih belum ditingkatkan sebagai bencana nasional. Belakangan, “Travel Warning” diduga menjadi alasan pemerintah enggan bergantung bantuan dari negara luar.

“Tentu banyak pertimbangannya, travel warning ini juga akan berdampak kalau statusnya ditingkatkan sebagai bencana nasional,” ungkap Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, Senin (20/8).

Sebagai daerah pariwisata, kekhawatiran travel warning cukup realistis dijadikan pertimbangan Pemerintah Pusat. Pasalnya, jika seluruh negara turut membantu, maka bukan tidak mungkin muncul imbauan ataupun larangan yang dikeluarkan oleh negara-negara itu kepada warga negaranya, untuk tidak bepergian dan melakukan perjalanan sementara waktu ke suatu wilayah (terdampak bencana).

“Jika negara luar masuk membantu, hal-hal jangka panjang mereka terlibat bantu kita. Penjelasan dalam rapat menyebutkan jika Pemprov NTB atau yang lain masih bisa membantu kita,” jelas Najmul.

Menurutnya, menilik kerusakan yang nyaris mencapai 100 persen dengan 213 ribu pengungsi, tentu pihaknya ingin bencana ini ditangani secara nasional entah dengan konsep, pun regulasi yang memungkinkan tetapi tetap proporsional.

Hanya saja, lanjut Najmul, hal ini kembali kepada kebijakan Presiden Joko Widodo, apakah mau atau tidak menerima bantuan dari negara lain guna mengatasi bencana di Lombok dan sekitarnya.

“Kalau kita perhatikan kondisi hampir menyeluruh, tetapi untuk pariwisata jadi pertimbangan lain. Memang pariwisata kita di Gili Meno, Air, dan Trawangan tingkat kerusakannya (lebih ringan) tidak seperti yang ada di darat,” katanya.

Najmul membeberkan, hasil komunikasi Gubernur NTB dengan Presiden Jokowi bahwa Pemerintah Pusat, akan mem back up penuh mengenai bencana ini. Walau status tidak ditingkatkan menjadi bencana nasional, namun pusat bakal menggelontorkan anggaran yang memprioritaskan recovery di NTB.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Presiden. InsyAllah sekiranya instruksi Presiden untuk pembangunan Lombok Utara akan menjadi prioritas di APBN,” tandasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat