Polda NTB Operasi Pasar Pasca Gempa, Penimbun Sembako Ditindak Tegas..!

kicknews.today – Satgas Pangan Polda NTB yang terdiri dari petugas gabungan dengan instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Sat Pol PP Kota Mataram menggelar operasi pasar pasca bencana gempabumi yang melanda Lombok untuk menghindari kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Komang Suartana di Mataram, Senin (14/8) menegaskan, Satgas Pangan Polda NTB akan terus memantau harga-harga di pasaran.

“Terutama untuk harga air mineral dalam kemasan, terpal dan kebutuhan pokok lainnya untuk kebutuhan masyarakat dan pengungsi dipantau secara khusus. Bagi pedagang maupun distributor yang menimbun akan dikenakan sanksi tegas,” katanya.

Diterangkan, opersi yang dilaksanakan Minggu (13/8) kemarin menyisir beberapa gudang dan pasar. Dimulai dari Gudang Aqua di jalan Lingkar Selatan Jempong Baru Kota Mataram. Terpantau harga dan stok masih normal. Adapun harga di tingkat distributor untuk Aqua Gelas Rp. 27.700,- per dus, Aqua Tanggung Rp. 45.500,- per dus (600 ml isi 24), Aqua Besar Rp. 47.500,- per dus (1.500 ml, isi 12), Aqua Mini Rp. 35.700,- per dus (330 ml), dan Aqua Galon Rp. 20.500,- per galon (19 liter). Pasokan untuk Kota Mataram saat ini sekitar 100 dus setiap item.

“Selain di gudang-gudang distributor air mineral dalam kemasan Tim satgas pangan juga memantu pasar-pasar tradisional,” lanjutnya.

Di kompleks Pasar Kebon Roek Ampenan Kota Mataram, tim satgas pangan mengecek kebenaran informasi adanya toko yang menjual terpal dan air minum kemasan dengan harga tinggi. Para distributor dan pedagang diimbau untuk tidak menaikkan harga pasca gempabumi Lombok dan bersama-sama membantu masyarakat dengan menyediakan barang dengan harga yang wajar sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru yang dapat mengganggu Stabilitas Kamtibmas.

“Kita himbau dulu, tapi kalau ada penimbunan kami akan tindak tegas,” pungkas Komang. (red.)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat