Fahri Hamzah Pantau Penanganan Korban Gempa Lombok

kicknews.today – Pasca gempabumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Minggu (12/8), kembali datang di Pulau Seribu Masjid guna melihat langsung kondisi dan penanganan korban gempa pada beberapa titik di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Fahri Hamzah dan rombongan DPR RI mendatangi RSUD Kota Mataram dan RSUD Provinsi NTB. Di dua lokasi itu Fahri meminta direktur rumah sakit dan petugas medis menceritakan pelayanan dan penanganan korban gempa.

“Sekali lagi saya tekankan, penanganan yang lebih komprehensif dan segera membentuk badan khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Lombok pasca gempa,” kata Fahri Hamzah.

Anggota Dewan Senayan dari daerah pemilihan (dapil) NTB ini mengatakan, beberapa tim dalam koordinasinya secara simultan masih terus bergerak dan fokus di daerah-daerah terisolir.

“Tim relawan pusat maupun lokal dari KAKAMMI, Lentera Anak Desa (LAD), Fahri Voice, Indonesia Relief, dan Yayasan Dhiaul Fikri, secara simultan bergerak sejak pertama kali gempa 29 Juli lalu,” ungkapnya.

Senada Fahri, Koordinator Gerakan Nasional Koin untuk Lombok Andi Sudarsono menimpali, para relawan tersebut saat ini terlibat dalam pembagian dan pendistribusian logistik untuk korban di pelosok pelosok desa di Lombok Utara, yang terdampak paling parah dan juga di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

“Trauma healing juga (tetap berlangsung). Kemarin (Sabtu, 11/8) relawan kami bisa menembus desa terisolir Kekait, Gunungsari, dan Sandik. Mereka lakukan penyaluran makanan dan non-makanan untuk bayi seperti susu, biskuit, obat, dan popok serta terpal,” terangnya.

Lebih jauh Fahri mengungkapkan, bahwa proses rehabilitasi gempa Lombok masih akan berlangsung lama.

Mengutip BMKG, Fahri menyampaikan, bahwa gempa susulan selama empat minggu ke depan masih mungkin terjadi dalam skala besar maupun kecil tanpa bisa diprediksi.

“Pemerintah Pusat dan provinsi, pikirkan juga disastronomiks, pekerjaan berat dalam situasi gempa, dimana roda ekonomi harus terus berjalan. Jika infrastruktur ekonomi tak segera ditangani, ekonomi NTB khususnya Lombok bisa benar-benar lumpuh,” tutup Fahri. (djr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat