Nenek Umur Seabad Selamat dari Reruntuhan Akibat Gempa

kicknews.today – Nenek Sarasit yang telah berumur 1 abad (100 tahun), warga Dusun Leong Tengah RT 02 Desa Tegak Maja Kecamatan Tajung Kabupaten Lombok Utara, menjadi salah seorang korban selamat setelah gempabumi berkekuatan 7,0 Skala Richter pada Minggu (5/8) lalu.

Nenek tunanetra (tidak dapat melihat) ini berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah rumahnya roboh akibat gempa.

Pas gempa malem ono dalem bale okon ku. Ku mula buta, guk Alhamdulillah, ku meta jalan keluah sampe dait ku leleah. Mendusur carang ku, guk masihnya lindungin sik Ne Nek sak kuasa (Saat gempa malam itu saya ada di dalam rumah. Saya memang tidak bisa melihat (buta), tapi Alhamdulillah, saya cari jalan keluar dan sampai juga di halaman. Saya sendiri hanya meraba saja, tapi saya masih dilindungi oleh Allah,” tuturnya sambil meneteskan air mata haru saat kicknews.today menemuinya.

Sementara Inaq Nurdin (anak bungsu dari Nenek Sarasit) malah tidak menyangka ibunya bisa selamat. Dimana karena panik dan takut, dia menghambur bersama anaknya keluar rumah dan tidak sempat memikirkan sang ibu.

“Saya keluar sambil menarik kedua anak saya, bahkan sempat saya lihat rumah sudah mulai runtuh. Jarak sekitar lima menit, baru saya sadar ibu masih di dalam. Dan tahu-tahu ibu berjalan keluar rumah mendekati kami,” katanya.

Dusun tempat nenek Sarasit sendiri merupakan sebuah dusun terpencil, dan belum banyak didatangi tim panaggulangan bencana, maupun pihak pemerintah. Demikian pula dengan beberapa titik pengungsian di sekitarnya.

“Untungnya ada teman, sahabat yang terketuk hatinya datang memberikan bantuan. Kalau dari pemerintah sendiri jangankan bantuan, lihat kami pun tidak pernah,” kata Muhammad Alatas.

Dari pantauan media, kondisi lokasi pengungsian di RT 02 Leong Tengah terlihat sangat memprihatinkan. Tenda dan perlengkapan pengungsi murni seadanya, bahkan saat ini kondisi anak-anak dan balita mulai diserang penyakit. (ir)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat