BMKG: Gempa Lombok Ialah Pengulangan Gempa 200 Tahun Silam

kicknews.today – Kepala BMKG pusat Prof. Dwikorita Karnawati,M.Sc, P.Hd menyampaikan, gempabumi yang menguncang Lombok mengakibatkan ratusan korban jiwa dan menghancurkan ribuan rumah, merupakan gempa pengulangan 200 tahun silam.

Dia menjelaskan penyebab terjadinya gempa di Lombok pada hari Minggu malam (5/8) kemarin dengan dampak terparah di Lombok Utara itu terjadi karena pulau Lombok merupakan pulau yang berdekatan dengan lempeng batuan yang patah atau disebut sesar naik Flores dimana patahan tersebut cukup panjang yaitu dari Flores sampai Bali.

Ketika patah lanjutnya, ada energi kekuatan yang dikeluarkan dari dalam bumi dan ini sudah terjadi 200 tahun lalu, sehingga gempa pada hari Minggu itu merupakan pengulangan dari 200 tahun yang lalu.

“BMKG hanya bisa membaca, dari patahan kemarin, ada energi besar dan kuat telah dikeluarkan, energi itu merupakan energi yang tersimpan 200 tahun lalu, namun masih ada energi yang tersisa dan belum di keluarkan,” ungkapnya di lapangan ZAM Rembiga Mataram, Rabu malam (8/8).

Dia menambahkan, energi yang sudah lama tersimpan itu sudah dikeluarkan dengan ditandai guncangan gempa susulan dan itu merupakan mekanisme alam menuju ke proses stabil untuk menghabiskan energi yang tersisa.

Malah lanjutnya, jika energi tidak keluar, maka masih ada energi yang tersimpan ibarat bom waktu, namun gempa pada Minggu itu telah dikeluarkan melalui gempa susulan.

Hingga saat ini, alat BMKG telah mencatat 344 kali dan terasa oleh manusia sebanyak 17 kali, kemungkinan sangat kecil terjadinya gempa yang lebih besar karena energi yang tersimpan atau lebih besar itu telah dikeluarkan.

“Untuk gempa susulan akan terus terjadi sampai beberapa Minggu kedepan bahkan sampai maksimalnya 4 Minggu, namun dengan guncangan yang kecil dan makin melemah,” tutupnya (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat