in

Jokowi Didesak Tetapkan Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat H. Sulhan Mukhlis Ibrahim (Foto: Ist)

kicknews.today – Gempa yang terjadi di Pulau Lombok menelan korban yang begitu banyak. Untuk itu DPRD Lombok Barat mendesak Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) atasnama pemerintah pusat agar menetapkan menjadi bencana nasional.

Wakil Ketua DPRD Lobar sekaligus Ketua Forum Peduli Resiko Bencana Lobar, Sulhan Mukhlis Ibrahim, menyayangkan pandangan Pemerintah Pusat yang belum mengakui gempa Lombok belum menjadi bencana nasional.

“Pemerintahan di level provinsi kami betul masih berjalan, namun KLU sudah lumpuh dan Kabupaten/ Kota lainnya di Pulau Lombok sudah tidak normal,” katanya, Jumat (3/8).

Sulhan merujuk pada UU. No. 24/2007. Maka baginya, bencana gempa bumi di Lombok harus dikategorikan bencana nasional.

Ia membandingkan jumlah korban antara gempa Jogja di tahun 2006 tidak menelan korban sebesar gempa bumi di Lombok. Demikian juga soal lumpuhnya pemerintahan, Sulhan membandingkannya dengan kasus lumpur lapindo di mana pemerintahan di Sidoarjo masih berjalan efektif.

“Pemerintah pusat harus hadir dan memperlakukan setiap warga negaranya secara adil. Jangan hanya di gempa tahun 2006 (gempa Jogja, red) justru mereka secara masif memperhatikan,” ujarnya.

Sulhan pesimis Pemkab KLU, Lobar, dan Lotim akan mampu menangani masalah bencana ini secara mandiri tanpa keterlibatan langsung Pemetintah Pusat.

“Kemampuan fiskal kita rendah,” ujarnya.

Bagi Sulhan, bencana gempa bumi Pulau Lombok harus dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional.

“Jika ini menjadi bencana nasional,  maka jaminan persedian bantuan sejak masa tanggap darurat, peralihan, sampai rekonstruksi, bisa disiapkan melalui APBN. Jadi masyarakat di daerah-daerah ini akan terbantu secara cepat dalam masa recovery,” pungkasnya. (ir)