Tuntas Dikerjakan, Dermaga Apung di Kuta Lombok Tengah Rusak

kicknews.today – Pembangunan Dermaga Apung di Pantai Kuta, Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah tuntas sudah. Namun sangat disayangkan, proyek dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2017 dengan anggaran Rp 4,3 miliar tersebut telah rusak.

“Dermaga Apung yang baru saja dibangun itu sudah rusak atau tidak bisa digunakan,” ujar Kepala Desa Kuta Lalu Badarudin, Jumat (13/7).

Dijelaskan, kerusakan Dermaga Apung nelayan Pantai Kuta yang dikerjakan PT. Cipta Cahaya Aqilla itu, diantaranya gelang pengikat apung, lampu penerang mati, dan pondasi pintu dermaga rusak tergerus ombak.

Lebih lanjut dikatakan, meskipun pembangunannya telah tuntas dikerjakan, Pemerintah Desa malah tidak mengetahui terkait pengelolaannya ke depan.

Hal itu, menurut L. Badarudin, karena belum ada penyerahan kepada pihaknya. Bahkan, informasinya pihak pelaksana pengerjaan dermaga telah putus kontrak.

“Dermaga Apung itu tidak bisa digunakan, sudah rusak, karena kualitasnya pasti kurang baik,” jelasnya.

Dikatakan, pada awalnya masyarakat sangat bersyukur dengan pembangunan Dermaga Apung di Pantai Kuta itu. Namun saat ini masyarakat tidak berani meninggalkan perahu atau kapal mereka dermaga, karena takut mesih perahu mereka hilang akibat lampu penerang mati.

“Nelayan sekarang tidak berani meninggalkan perahu mereka, karena lampunya sudah mati semua,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek Dermaga Apung pada Dinas Perhubungan Lombok Tengah itu menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sehingga pihak pelaksana atau kontraktor harus membayar ke kas daerah senilai Rp 157 juta karena terjadi kekurangan volume pengerjaan. (Ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat