Kurang Sepekan, Tiga Pengedar Narkoba Diringkus Polres Lombok Utara

kicknews.today – Aparat Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Utara kembali meringkus pengedar narkoba. Tak tanggung-tanggung, dalam waktu kurang dari sepekan tiga orang berhasil dikandangkan di balik jeruji besi.

“Penangkapan pertama dilakukan di Dusun Telaga Wareng Desa Pemenang Barat. Dua orang pelaku ini terbukti menyimpan narkoba jenis ganja,” ungkap Kasat Resnarkoba IPTU Remanto, Jumat (13/7).

Dua pelaku inisial FH dan MR diringkus sekitar pukul 1.00 Wita (dinihari), saat akan melakukan transaksi. Dari tangan keduanya polisi berhasil mengamankan enam poket ganja siap edar.

“Informasi masyarakat yang kita kembangkan pada saat itu kedua pelaku sedang mengantar barang ke pemesan. Tidak ada perlawanan, kami langsung bawa ke Polres,” katanya.

“Mereka dikenakan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara minimal empat tahun,” imbuhnya.

Sementara penangkapan kedua yakni di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang pada Kamis (12/7) sekitar pukul 13.30 Wita.

Kali ini pelakunya pria asal Desa Bengkel Kabupaten Lombok Barat berinisial Sd alias Udir. Pelaku ditangkap saat hendak mengantar 5,2 gram pesanan narkoba jenis sabu ke Gili Trawangan.

Proses penangkapan terhadap pelaku sempat diwarnai cekcok dan penyangkalan. Pasalnya, pelaku menolak untuk diperiksa dan bahkan sempat menyinggung petugas menjebaknya.

“Saat kami periksa dia menolak, sempat mengeluhkan sikap anggota. Memang waktu itu belum selesai digeledah, kita cek di motor barang bukti tidak ada. Dan akhirnya kita periksa pada helm yang dia gunakan,” jelas Kasat Resnarkoba.

Nah, di helm itulah pelaku tidak bisa mengelak, sebab di sana ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu yang terselip pada bagian belakang helm.

“Ternyata di balik helm itu dia sembunyikan narkoba. Menurut informasi, dia juga mengedarkan barang di tiga gili,” tandasnya.

Dari tangan pelaku ini pihaknya mengamankan barang bukti berupa 5,2 gram sabu, satu unit handphone, satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, dan uang Rp 4,5 juta diduga hasil transaksi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 12 tahun. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat