Markus, Polisi di Dompu dapat Rangking Pertama Polisi Teladan

kicknews.today – Penghargaan memang pantas diberikan untuk siapa saja yang memiliki prestasi membanggakan. Makrus merupakan salah satu contoh anggota Polisi yang mendapat penghargaan karena prestasinya. Ia terpilih menjadi peringkat pertama sebagai Polisi Teladan Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik Tingkat Polda Provinsi NTB, .

Markus mendapatkan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kapolda NTB, Brigadir Jenderal Polisi Achmad Juri, M.Hum dan saksikan ribuan anggota polri beserta tamu undangan lainnya di lapangan Gajah Mada usai upacara HUT Bhayangkara, Rabu (11/07).

Selama 25 tahun, Makrus mengabdi bagi masyarakat dan bangsa ini. Menjadi anggota polri bukan hal yang mudah seperti  profesi lainnya. Pria kelahiran 16 Desember 1968 ini mendapatkan apresiasi dari kapolda Achmad Juri karena dinilai berprestasi di bidang keteladanan dalam menggerakkan revolusi mental dan mendongkrak citra polri melalui perubahan mental yang baik.

Pria berbadan tinggi ini, ber-alamat di kelurahan Dorotangga Kabupaten Dompu. Ia mangakui bahwa menjadi anggota teladan sangat berat untuk diterapkan. Sebab, mencakup semua aspek kehidupan dari tutur kata hingga tingkah laku. Secara tidak langsung, masyarakat akan berperan sebagai pemberi nilai terhadap kinerja polri dan semua itu tidak terlepas dari sorotan masyarakat. Jika baik maka baik pula, begitupun sebaliknya.

“Saya merasa senang dan bangga terutama keluarga, lembaga dan teman2 anggota Polri,”ungkap Makrus.

Terpilihnya Markus sebagai polisi teladan melalui seleksi baik di tingkat Polres dan Polda. Ia mengaku terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat dari semua tutur kata dan perbuatannya

“Dan Alhamdulillah seleksi di polda saya rengking pertama,” ungkapnya penuh dengan kegembiraan.

Ia juga mengajak dan menyampaikan harapannya kepada rekan-rekan polri untuk tetap menjadi penganyom terbaik bagi kehidupan masyarakat

“Mari kita dekat dengan masyarakat, laksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dan amanah sebagai pelindung, penganyom dan pelayan masyarakat,” harap pria berpangkat Inspektur Dua Polisi (Ipda) ini.

Berbaur dengan masyarakat merupakan tugas mulia dari lembaga pengayom dan pelayan masyarakat tersebut. Secara pribadi ia mengakui sangat senang dekat dengan masyarakat, dan menyelesaikan tugas dengan baik

“Alhamdulillah saya bisa diterima oleh masyarakat khususnya di Dompu,” tuturnya.

Namun, tidak semua kesenangan bisa dirasakan. Tatkala sebagian masyarakat belum mampu untuk mematuhi hukum yang ada, kemudian adanya sekelompok masyarakat khususnya yg terlibat tindak pidana  tidak suka dengan tugas-tugas kepolisian.

Semua itu, bukan menjadi alasan untuk tidak menjalankan tugas dengan baik. Melalui prestasi ini ia akan terus melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, melayani masyarakat, selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dengan toga, tomas, toda dan LSM. Serta meminta masukan-masukan dari masyarakat baik tugas polri secara universal maupun individu. (red-tri*)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat