KPU Belum Berani Tetapkan Zul-Rohmi jadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB

kicknews.today – Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB mengaku belum berani menetapkan siapa Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 karena masih menunggu rilis resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) RI meskipun rakapitulasi penghitungan suara hasil Pilkada sudah dilakukan dan ditetapkan pada tanggal 8 Juli kemarin.

Komisioner KPU NTB direncanakan akan bertandang ke Jakarta terlebih dahulu pada hari ini, Kamis (10/7) untukmelakukan  kroscek mengenai apakah ada atau tidak gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon yang merasa tidak puas menerima hasil rakapitulasi rapat pleno Pilkada itu.

“Iya, kami akan ke Jakarta ingin buktikan langsung apakah ada tidaknya paslon menggugat ke MK sebagai dasar menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur, ” ungkap Yan Marli, Divisi hukum dan pengawasan KPU NTB, Rabu (11/7).

Dia mengatakan, MK akan mengeluarkan rilis resmi pada tanggal 23 Juli nanti.

Jika tidak ada yang keberatan maka KPU  menetapkan Dr Zulkieflimansah sebagai Gubernur NTB dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah sebagai Wakil Gubernur NTB pada 24 atau 25 Juli. Namun, ketika ada keberatan maka KPU akan menunggu hasil putusan MK terlebih dahulu.

Mengenai adanya saksi paslon yang tidak mau menandatangani hasil pleno, Yan Marli mengatakan, itu soal hak mereka. Tidak ada paksaan dari KPU karena apa yang sudah dilakukan oleh KPU dalam hal proses sudah sesuai mekanisme.

Sebelumnya, Ketua KPU NTB , Lalu Aksar Ansori menegaskan kalau dirinya tetap akan mengesahkan hasil rakapitulasi Pilgub NTB 2018. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat