in ,

Kata Valentino Rossi soal Sirkuit Thailand dan Rencana MotoGP di KEK Mandalika

Valentino Rossi

kicknews.today – Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi menilai Sirkuit Buriram, Thailand, tak akan menarik jika menghelat MotoGP karena dinilainya tidak menantang. The Doctor menyebut Sirkuit Buriram membosankan karena lebih banyak memiliki trek lurus ketimbang tikungan.

“Trek ini tidak menarik. Sangat membosankan, tidak memiliki banyak tikungan, hanya trek lurus yang panjang. Saya pikir ini bukan yang terbaik untuk dituju,” ujar pemegang tujuh gelar juara dunia MotoGP itu diutip dari liputan6.com.

Selain karakter sirkuit, dia juga mengeluhkan posisi Sirkuit Buriram.

“Posisi trek ini juga cukup buruk, jauh dari mana-mana. Jadi saya tak begitu senang pergi ke Thailand, khususnya ke trek itu. Tapi jika kami harus balapan di sana, kami akan melakukannya,” cetusnya.

Sementara itu soal rencana pembangunan sirkuit motoGP Mandalika Lombok di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Nusa Tenggara Barat, Indonesia yang sedang dalam tahap pembangunan itu, menjanjikan bakal lebih menantang dan menarik dengan suguhan pemandangan indah gunung dan pantai dibanding Sirkuit Buriram, Thailand.

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer mengatakan, Vinci Construction Grand Projects (VCGP), perusahaan asal Prancis tengah memulai pembangunan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika saat ini.

“Nanti bisa lihat sendiri. Sirkuitnya akan mengelilingi gunung, akan terlihat pantai, lalu putar balik. Jadi menonjolkan keindahan alam di kawasan Mandalika,” kata Abdulbar katanya pada Jumat (20/10) tahun lalu.

Di samping itu, dia mengatakan, sirkuit sepanjang 4,8 Kilometer itu akan membentang di tengah-tengah lahan seluas 30 hektare. Konsep arena balap tersebut didesain green alias sirkuit hijau dengan pemandangan paling bagus di dunia.

“Kita buat sirkuit hijau, konsepnya green, pemandangan paling bagus. Di samping-sampingnya kita buat banyak taman. Ini kan street sirkuit, jalan biasa yang dijadikan arena balap. Seperti di Nusa Dua yang asri dan banyak tanaman, tapi ini dijadikan arena balap. Jadi beda dengan di dunia,” jelas Abdulbar.

Dijelaskan juga oleh Kepala General Affair The Mandalika I Gusti Lanang Bratasuta di Mataram, Sabtu (30/6), pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah itu dipastikan tetap berjalan.

Ia mengatakan, tim Vinci Construction Grand Project (VCGP) Prancis selaku investor yang akan membuat sirkuit MotoGP dan sudah beberapa kali melakukan survei ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk dilakukan pengkajian dan pemantapan.

“Pembangunan sirkuit MotoGP belum ada perubahan, tetap berjalan. Begitu juga dengan pembangunan hotel di kawasan Mandalika,” katanya.

Pada tahap awal, Vinci membangun sirkuit MotoGP baru kemudian hotel. Seluruh proyek ini diharapkan rampung pada 2019, sehingga pada 2020 sirkuit sudah dapat beroperasi. (red.)