in

Penumpang Kapal Kayangan-Poto Tano Protes Enam Jam Antre

Sebuah kapal di Pelabuhan Poto Tano Sumbawa yang akan berangkat menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur

kicknews.today – Antrean panjang kembali terjadi di Dermaga Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Hal ini disebabkan adanya perbaikan dermaga yang dilakukan pihak PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP), sehingga calon penumpang ada yang antre hingga enam jam.

Calon penumpang merasa dirugikan karena antre terlalu lama. Bahkan salah seorang calon penumpang KMP Garda Martim, Ita Handayani (42) yang akan naik pesawat di Bandara Lombok tujuan Jakarta, harus menerima tiket pesawatnya hangus lantaran keterlambatan yang dialami.

“Saya di sini bayar, bukan gratis. Saya sebagai penumpang merasa dirugikan. Kenapa alasannya selalu dermaga yang rusak, padahal bulan kemarin sudah diperbaiki, masa tiap bulan dermaga rusak terus,” ungkapnya ke reporter kicknews.today di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa, Sabtu (30/6).

“Seandanya antrean hanya satu atau dua jam, kami masih bisa bersabar. Ini waktu yang terlalu lama hingga enam jam kami menunggu,” imbuhnya kesal.

Dikatakan, jika kendala pelayanan terletak pada dermaga harusnya petugas bertindak cepat dengan memperbaikinya hingga tuntas, jangan hanya diperbaiki sedikit demi sedikit dan menghambat para calon penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Lombok atau sebaliknya.

“Kami sebagai penumpang sangat kecewa dengan pihak ASDP. Bagaimana seandainya ada penumpang yang sakit parah akan dirujuk ke Mataram, bisa mati di jalan, kan kasihan,” ucapnya.

Sementara di tempat yang sama, Kapten KMP Garda Maritim Abdul Kadir saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sebagai penerima jasa menginginkan tidak ada kendala, dan bisa sandar sesuai jadwal tanpa mengabaikan keselamatan penumpang.

“Sekitar pukul 12.40 ABK kami dikonfirmasi oleh pihak ASDP Pelabuhan Kayangan bahwa dermaga sedang rusak, dan kami diminta untuk menunggu selama dua jam, padahal kami sudah antri dari pukul 09.20,” katanya.

Terpisah, Kapala ASDP Pelabuhan Kayangan Cuk Prayitno yang dihubungi melalui WhatsApp, tidak menyangkal terkait adanya keterlambatan yang diakibatkan perbaikan dermaga oleh pihak ASDP.

“Kami sedang melakukan pembenahan untuk merespon keluhan pengguna jasa. Antara satu sampai dengan tiga bulan insyaAllah akan banyak perubahandan, ungkapnya.

“Apabila nanti agak terganggu kenyamanannya dikarenakan pembenahan-pembenahan yang kami lakukan, kami mohon maaf dan harap dimaklumi,” imbuhnya.

Dijelaskan, pihaknya akan melakukan beberapa pembenahan pada sistem dan infrastruktur yang ada di dermaga.

“Tidak bisa hanya salah satu saja yang dibenahi karena saling keterkaitan,” ujarnya. (awi)