in

Abah Uhel: Siapapun yang terpilih, pasti itu terbaik untuk masyarakat NTB

Cagub H. Moh. Suhaili FT saat memasukkan surat suara ke dalam tong usai mencoblos di bilik suara

kicknews.today – Calon Gubernur Provinsi NTB nomor urut, H. Moh. Suhaili FT, Rabu (27/6), menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 Lingkungan Kampung Jawa Kelurahan Praya Kabupaten Lombok Tengah.

Kedatangan calon Gubernur nomor urut satu yang didampingi anak dan istri itu, langsung diterima petugas KPPS 07. Tidak terlalu lama menunggu, satu persatu dari keluarga Suhaili FT dipanggil petugas untuk menggunakan hak pilihnya.

Usai mencoblos, Suhaili FT menyampaikan bahwa kedatangannya adalah bagian dari masyarakat dan sangat bersyukur bisa ikuti even demokrasi, untuk memilih pemimpin Nusa Tenggara Barat.

“Saya ikut ikhtiar untuk menentukan pemimpin NTB, karena siapapun yang terpilih, dia kan masa depan daerah,” ungkapnya.

Sapaan Abah Uhel itu menambahkan, pemimpin yang terpilih nanti bertugas membenahi kondisi daerah, karena akan menjadi penanggungjawab, fasilatator, pemerhati, pengayom dalam berbagai ikhtiar untuk memenuhi hajat masyarakat.

Disinggung mengenai optimisme kemenangan? Abah Uhel menegaskan, Allah tidak akan pernah mendzalim hambaNYA yang akan ikhlas berjuang untuk kepentingan masyarakat NTB. Bukan hanya pada kandidat, justru terhadap yang berkompetisi saat ini semata-mata demi kepentingan masyarakat.

“Siapapun yang terpilih, pasti itu terbaik untuk masyarakat NTB. Ingat, pemimpin tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan masyarakat,” ucap Abah Uhel.

Untuk diketahui, Suhaili FT yang memiliki nomor urut 380 pada daftar pemilih tetap (DPT). Didampingi keluarga, Abah Uhel tiba di TPS 07 pukul 09.30 Wita.

Sementara itu, Ketua KPPS 07 Lingkungan Kampung Jawa L. Sem Ari Wiraguna menyampaikan, jumlah DPT pada KPPS yang dikelola sebanyak 430 orang, didalamnya ada cagub H. Moh. Suhaili FT bersama keluarganya.

Alhamdulillah, proses pencoblosan berjalan aman dan damai. Saya sangat berharap partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” tutup L. Sem. (prm)